Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Umumnya cerah, 24.2 ° C

Mesin Akan Ambil Pekerjaan Rutin, Lulusan UPI Harus Kreatif

Catur Ratna Wulandari
REKTOR Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Asep Kadarohman melantik 4.760 wisudawan.*/CATUR RATNA WULANDARI/PR
REKTOR Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Asep Kadarohman melantik 4.760 wisudawan.*/CATUR RATNA WULANDARI/PR

BANDUNG, (PR).- Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Asep Kadarohman melantik 4.760 wisudawan. Banyaknya jumlah wisudawan pada satu gelombang menunjukkan semakin banyak mahasiswa yang lulus tepat waktu.

"Hal ini merupakan indikator semakin baiknya layanan akademik dan nonakademik para pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan kepada para mahasiswa selama menempuh pendidikan di UPI," kata Asep pada Wisuda Gelombang III tahun ajaran 2019/2020 di Gedung Gymnasium Kampus UPI, Jalan Dr. Setiabudhi, Bandung, Selasa 7 Oktober 2019.

Pada wawancara sebelumnya, Asep mengatakan, masa studi mahasiswa UPI saat ini rata-rata sembilan semester. Ia berharap, pada masa yang akan datang rata-rata masa studi mahasiswa sarjana bisa menjadi delapan semester.
 
Prosesi wisuda dibagi menjadi tiga, Selasa-Kamis (6-8/10/2019) di tempat yang sama. Wisudawan UPI diharapkan mampu beradaptasi di tengah situasi yang terus berubah ini.

Rektor mengatakan, lulusan UPI berhadapan dengan situasi nyata masyarakat di era disrupsi. Maka lulusan UPI harus mampu beradaptasi dengan situasi yang cepat dan tidak menentu ini.

"Para lulusan diharapkan untuk lebih kreatif, artinya cerdas menangkap berbagai peluang yang ada serta memili jiwa kompetitif yang tinggi, mau dan mampu berdaya saing dalam meraih berbagai peluang serta kesempatan," tutur Asep.

Ia mengatakan, di era revolusi industri 4.0 pekerjaan yang bersifat rutin akan diganti oleh mesin. Maka itu mahasiswa harus memiliki kreativitas yang tak bisa digantikan oleh mesin.

Lulusan UPI harus mempunyai pemahaman tentang kewirausahaan. Sehingga para sarjana baru diharapkan bisa mengembangkan peluang-peluang kerja baru yang lebih kreatif.

Manusia unggul

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum hadir pada hari pertama prosesi wisuda ini. Ia mengatakan, lulusan keguruan UPI bisa menjadi penolong bagi bangsa untuk mencetak manusia unggul lainnya. UPI diharapkan melahirkan guru yang memiliki kompetensi, idealisme, dan profesional sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan.

Ia berpesan agar lulusan UPI terus menciptakan inovasi pendidikan. "Seleksi kehidupan semakin sulit, kompetisi semakin ketat, orang yang berkeahlianlah yang akan bertahan," tegas Uu.

Uu berharap lulusan UPI ini bisa mengambil peran pada kemajuan pembangunan Jawa Barat. "Kalau bukan oleh orang Jawa Barat, oleh siapa lagi kita akan maju. Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, semoga ilmunya bermanfaat, ilmunya barokah untuk masyarakat," ucapnya.

Wisuda Gelombang III ini akan diikuti oleh 363 wisudawan dari Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), 450 wisudawan dari Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA), 224 wisudawan dari Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK), 399 wisudawan dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) 399 wisudawan, 398 wisudawan dari Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), 444 wisudawan dari Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK), 301 wisudawan dari Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB),  serta 208 wisudawan dari Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD).

Sedangkan Sekolah Pascasarjana (SPs) meluluskan sebanyak 733 wisudawan. Wisudawan dari UPI Kampus Serang sebanyak 292 wisudawan, dari Kampus Purwakarta 195 wisudawan, Kampus Tasikmalaya 242 wisudawan, Kampus Sumedang 361 wisudawan, dan Kampus Cibiru 149 wisudawan.

Lulusan terbaik Wisuda Gelombang III untuk jenjang S3 ditempati oleh Trisno Ikhwanudin dari Sekolah Pascasarjana Pendidikan Matematika dengan IPK 4.00. Sementara untuk jenjang S2 diraih oleh Widiawati dari Administrasi Pendidikan dengan IPK 4,00. Lulusan terbaik jenjang S1 ditempati oleh Bertha Valentina Herdana dari Pendidikan Seni Musik dengan IPK 3,95. Sementara, lulusan terbaik jenjang D3 ialah Dina Medina dari Teknik Elektro dengan IPK 3,80.***
 

Bagikan: