Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Umumnya cerah, 27.1 ° C

ABPTSI Banten Tolak Rektor Asing 

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI penolakan rektor asing.*/DOK. PR
ILUSTRASI penolakan rektor asing.*/DOK. PR

SERANG, (PR).- Asosiasi Badan Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPTSI) Banten menolak rektor asing. Alasannya sumber daya manusia di Indonesia sangat mumpuni, sehingga pihaknya lebih menciptakan kemandirian perguruan tinggi swasta (PTS).

“Kami saat ini ingin menciptakan kemandirian, tidak berorientasi kepada bantuan yang tidak terlaksana. Jika kami menciptakan kemandirian tersebut rekan rekan civitas akademika perguruan tinggi dapat menjangkau lebih luas,” kata Ketua ABPTSI Mulya R Racmatoellah, di Kampus Universitas Serang Raya (Unsera), Senin 23 September 2019.

Menurut dia, bantuan yang diberikan pemerintah dengan mendatangkan rektor asing tersebut tidak akan tergiur. Sebab jika diberikan bantuan dari luar rata-rata yang sudah terjadi mereka akan terjebak dalam project, dan itu akan mengganggu independensi.

“Perguruan tinggi swasta itu banyak dan direvisisnya seperti itu. Jika rektor asing berada di Banten silakan saja walaupun kami kurang bersependapat. Silakan saja masing-masing karena kita itu demokrasi, dan siapa saja bisa berpendapat,” tuturnya.

Ia mengatakan, rektor asing dapat memberikan kompetisi dan pimpinan perguruan tinggi dapat mengambil sisi baik. Pihaknya tanpa adanya rektor asing dapat melakukan kerja sama dengan perguruan lain di luar negeri.

“Silakan saja untuk kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri syaratnya mereka tidak boleh langsung. Untuk kerja sama saja tidak bisa langsung direct investment, contoh jika ada perguruan tinggi luar ingin berinvestasi di Serang itu tidak bisa, harus ada kolaborasi dengan perguruan tinggi setempat,” katanya kepada wartawan Kabar Banten, Denis Asria.***

Bagikan: