Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sebagian cerah, 28.2 ° C

Setiap Pemenang FLS2N Mendapatkan Rp 5 Juta

Dhita Seftiawan

SEKJEN Kemendikbud Didik Suhadi bersama pejabat pemerintah Provinsi Lampung membuka Festival Lomba dan Seni Siswa Nasional di Lampung.*/DHITA SEFTIAWAN/PR
SEKJEN Kemendikbud Didik Suhadi bersama pejabat pemerintah Provinsi Lampung membuka Festival Lomba dan Seni Siswa Nasional di Lampung.*/DHITA SEFTIAWAN/PR

JAKARTA, (PR).- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyelenggarakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Indonesia (FLS2N) yang menjadi wadah penyaluran bakat seni siswa sekaligus sebagai bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Penyelenggaraan festival yang diikuti sekitar 3.000 siswa ini menjadi momentum untuk mengasah kemampuan seni dan olah rasa.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi mengatakan, FLS2N ke-16 diikuti siswa dari jenjang pendidikan dasar, menengah dan pendidikan khusus. Setiap pemenang akan mendapat hadiah Rp 5-7 juta. Peserta FLS2N tingkat nasional telah melalui seleksi yang ketat dan berjenjang dan berasal dari para juara tingkat provinsi.

"Seni sebagai salah satu olah rasa yang perlu ditingkatkan, karena seni merupakan bagian dari pendidikan, dan kita harus meningkatkan kemampuan anak kita dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mereka agar jiwa seninya terasah dengan baik,” ujar Didik dalam siaran pers di Jakarta, Rabu 18 September 2019.

FLS2N dilaksanakan pada 15-21 September 2019 di dua provinsi secara serentak. Yaitu di Provinsi Lampung untuk jenjang pendidikan menengah dan Provinsi Banten untuk jenjang pendidikan dasar. Ajang ini melombakan dua jenis kesenian, yaitu kesenian tradisional dan kesenian kreatif.

Mampu bersaing

Didik berharap perhelatan festival tahunan ini dapat melestarikan kekayaan budaya Indonesia dengan memunculkan bibit-bibit pegiat seni dan budaya yang mampu bersaing di skala internasional. 

"Kita dikenal sebagai negara adidaya budaya, sehingga setiap kekayaan budaya Indonesia perlu kita lestarikan dengan menyelenggarakan festival seni seperti ini (FLS2N), dan memunculkan potensi anak-anak kita yang kemudian bisa menjadi profesi mereka di masa mendatang," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Sulpakar mengatakan, FLS2N tahun ini mengangkat tema Seni Menyatukan Keberagaman. “Tema tahun ini adalah Seni Menyatukan Keberagaman, dengan tujuan berupaya membina dan meningkatkan kreativitas seni dan budaya, menguatkan pendidikan karakter siswa, mengembangkan jiwa kompetitif siswa, berwawasan global, dan mengasah kepekaan siswa untuk menghargai seni serta mempererat kesatuan dan persatuan,” kata Sulpakar. 

Terdapat dua jenis perlombaan pada jenjang pendidikan menengah, yaitu seni pertunjukan yang melibatkan aksi individu atau kelompok dan penciptaan karya seni melalui media yang bersifat nyata dan dapat dinikmati oleh panca indra. 

Para pemenang FLS2N akan mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan yang diberikan kepada seluruh peserta, biaya pembinaan prestasi untuk juara 1,2, 3, piala untuk juara 1,2, 3, dan piala bergilir untuk provinsi yang meraih juara umum.***

Bagikan: