Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Umumnya cerah, 32 ° C

MWA Universitas Indonesia Tetapkan Tujuh Calon Rektor

Dhita Seftiawan
UNIVERSITAS Indonesia/DOK. PR
UNIVERSITAS Indonesia/DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia menetapkan 7 calon rektor baru periode 2019-2024. Ketetapan tersebut dituangkan dalam berita acara BA-428/UN2.MWA/OTL.01/2019, Senin 16 September 2019, di Kampus UI Salemba. Ketujuh orang tersebut  adalah Abdul Harris, Agustin Kusumayati, Ari Kuncoro, Arissetyanto Nugroho, Bambang Wibawarta, Budi Wiweko, dan Hikmahanto Juwana.

Ketua MWA UI Saleh Husin menyatakan, mereka yang ditetapkan telah melalui proses asesmen dalam tujuh aspek karakter dan sembilan aspek kompetensi serta proposal program unggulan yang dilakukan oleh Lembaga Asesmen Profesional, dan seluruh anggota MWA UI. Menurut dia, pada 25 September ini UI akan menetapkan dan memilih rektor baru.

"Ketujuh nama itu berasal dari 20 nama yang lulus penyaringan pada tahap sebelumnya. Ketujuh calon ini akan mengikuti tahap debat, pemaparan visi dan misi sebelum dipilih nanti oleh MWA dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi," kata Saleh.

Ketua Pansus Pilrek UI Wiku Adisasmito menambahkan, untuk tujuh aspek karakter dites oleh lembaga asesmen dengan pendekatan tes psikologi. Aspek pertama adalah kematangan emosi, kemudian kedua adalah toleransi terhadap tekanan. "Ketiga integritas, keempat relasi interpersonal, kelima adalah komunikasi," ujar Wiku.

Sementara aspek kelima dan keenam adalah kerja sama dan kemampuan mengarahkan. Wiku menjelaskan, untuk sembilan aspek kompetensi meliputi strategic question and planning, decision making, team membership and directing, communication skills,  political awareness and networking skills, professional corporate and commercial understanding. "Selanjutnya juga ada integrity, wawasan kebangsaan dan change leadership," katanya.

Ia nengatakan, ketuju calon rektor ini akan kembali mengikuti 4 tahapan seleksi lagi. Di antaranya melakukan paparan di hadapan para pakar dan debat publik secara terbuka. "Mulai 19 September siang, jam dua. Setelah itu akan diumumkan tiga yang lolos dari tujuh tersebut. Lalu tanggal 25 September debat untuk penetapan 1 orang rektor terpilih," katanya.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), pemilihan rektor UI dimandatkan kepada MWA. Menristekdikti Mohamad Nasir yang bertindak sebagai perwakilan dari negara memiliki suara 35 persen untuk menentukan rektor terpilih. Sedangkan MWA 65 persen. Hal tersebut berdasarkan pada Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri. ***

Bagikan: