Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya berawan, 20.5 ° C

Unpas Berdayakan UKM Keripik Kentang di Hulu Sungai Citarum

Sarnapi
WARGA Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung dilatih tim kolaborasi FISIP Unpas dan Teknologi Pangan Unpas untuk pengolahan kentang menjadi kripik kentang dengan mesin modern, Rabu, 11 September 2019.*/DOK UNPAS
WARGA Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung dilatih tim kolaborasi FISIP Unpas dan Teknologi Pangan Unpas untuk pengolahan kentang menjadi kripik kentang dengan mesin modern, Rabu, 11 September 2019.*/DOK UNPAS

BANDUNG,(PR).- Untuk memberdayakan potensi desa-desa sentra sayur mayur di hulu Sungai Citarum membuat Universitas Pasundan (Unpas) turun tangan. Dengan dana hibah Kemenristek Dikti sehingga prodi Administrasi Bisnis FISIP dan  Teknologi Pangan Unpas berkolaborasi memberdayakan usaha kecil dan menengah (UKM) keripik kentang.

"Potensi sayur mayur khususnya kentang melimpah di Desa Cibeureum sehingga kita berdayakan agar memiliki nilai lebih," kata Ketua tim pemberdayaan masyarakat melalui kewirausahaan dan diseminasi teknologi Unpas, Dindin Abdulrohim, di ruang kerjanya, Rabu, 11 September 2019.

Dia menambahkan, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, merupakan daerah binaan Unpas sehingga menjadi kewajiban Unpas untuk ikut memberdayakannya. "Setelah kami pelajari ternyata hasil panen kentang sudah diolah menjadi keripik kentang, tapi pengolahannya masih manual dengan alat-alat seadanya," ujarnya.

Tim kolaborasi dari prodi Administrasi Bisnis FISIP dan Teknologi Pangan Unpas terjun ke masyarakat mulai Agustus lalu untuk memberikan teknologi pengolahan kentang. "Kami mengenalkan teknologi dari pencucian dan pengupasan, mesin iris menjadi kentang bergelombang, dan penggorengan. Tim juga memberikan mesin pengurang minyak bekas gorengan dan mesin kemasan," ujarnya.

Tim Unpas juga menerapkan mesin-mesin pengolah kentang menjadi keripik kentang tersebut sehingga pengolahan kentang tak manual lagi. "Pelatihan ini disaksikan Kepala Subdit Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Riset dan Pengabdian masyarakat Kemenristek Dikti, Suwitno. Satu set mesin itu untuk kepentingan warga masyarakat Desa Cibeureum yang nantinya modal usaha bisa dibantu pemerintah Desa Cibeureum.Dengan keterlibatan aparat desa semoga mesin pengolah keripik kentang lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.***

Bagikan: