Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Badai petir, 25 ° C

Hari Jumat Diusulkan Khusus Pelajaran Agama

Tim Pikiran Rakyat
FOTO ilustrasi pelajaran agama.*/ANTARA
FOTO ilustrasi pelajaran agama.*/ANTARA

SERANG, (PR).- Frkasi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Kota Serang menilai pembelajaran tentang keagamaan dalam kurikulum di sekolah saat ini sangat minim. Sehingga, fraksi Nasdem mengusulkan adanya hari khusus untuk pelajaran agama setiap hari Jumat. 

Hal itu disampaikan salah satu anggota fraksi partai Nasdem pada DPRD Kota Serang Pujiyanto usai menggelar audiensi dengan Wali Kota Serang di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Jumat 6 September 2019.

Menurut Pujiyanto, usulan untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari khusus pelajaran keagamaan dari fraksi Nasdem sudah disampaikan pada audiensi dengan Wali Kota tersebut. Rencananya, usulan itu akan dijadikan sebuah Peraturan Daerah (Perda) tentang hari belajar. 

"Jadi kami akan memusatkan di hari Jumat itu khusus dua kurikulum pelajaran, pertama adalah pagi olah raga setelah itu khusus pendidikan agama, penumbuhan konsep pembelajaran akidah, baca tulis Alquran, praktik salat, belajar tajwid, belajar akidah akhlak fikih dan sebagainya," kata politisi muda Nasdem itu. 

Mengikis akidah

Ia menuturkan, persoalan akidah saat ini harus menjadi perhatian pemerintah. Hal itu tidak terlepas dari perkembangan zaman dab teknologi yang sedikit demi sedikit mengikis akidah anak bangsa. Sehingga, lembaga pendidikan harus bisa mengantisipasi agar akidah para penerus bangsa tidak rusak akibat perkembangan jaman. 

"Di sekolah pendidikan agama dinomorsekiankan, hanya pelajaran tambahan kok mulok (muatan lokal), kita harus sama-sama mengkaji kalau nanti akan ada mulok bahasa jawa Serang terus mulok silat kaserangan, kenapa Al-quran tidak," tuturnya. 

Atas dasar itu, kata dia, fraksi Nasdem berkomitmen agar pada tahun 2020 mendatang ada regulasi baik berupa Peraturan Daerah (Perda) ataupun Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mengatur adanya hari khusus pelajaran keagamaan disekolah. 

"Perda itu nanti kita akan bentuk tim dahulu, kita adakan kajian dulu kalaupun nanti dari pihak eksekutif sudah mengkaji, misalkan di Perwal kan terlebih dahulu silahkan, itu lebih bagus," ujar ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Serang itu. 

Wali Kota Serang Syafrudin menyatakan mendukung usulan dari fraksi Nasdem. Kedepannya, ia berharap antara legislatif dan eksekutif bisa sinergis dalam mengawal pembangunan Kota Serang lebih maju lagi. "Nasdem minta hari Jumat satu hari pakaiannya agamis, kemudian bahasanya bahasa jawa Serang, khusus di sekolah itu belajarnya agama, Insya Allah saya juga mendukung," ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Masykur Ridho.***

Bagikan: