Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Langit umumnya cerah, 21.1 ° C

Revitalisasi SMK Mencakup Kurikulum dan Tenaga Pendidik

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI SMK.*/ANTARA
ILUSTRASI SMK.*/ANTARA

SERANG, (PR).- Kurikulum SMK harus disesuaikan dengan kebutuhan industri, agar kurikulum tersebut tepat untuk lulusan yang dibutuhkan dunia industri.  Hal tersebut diungkapkan Kepala Bursa Kerja Khusus (BKK) SMKN 2 Kota Serang Adi Suprianto, saat dihubungi, Minggu 11 Agustus 2019.

“Keterlibatan industri tidak hanya dalam penyiapan sarana prasana, melainkan dilibatkan dalam skema pendidikan, seperti kurikulum sesuai kebutuhan industri,” kata Adi kepada wartawan Kabar Banten, Denis Asria.

Selain itu, Ia mengatakan, melalui revitalisasi pengembangan SMK akan berubah. Sekolah tidak lagi mementingkan kuantitas tetapi kualitas. Bukan lagi mencetak sebanyak-banyaknya lulusan tapi mengarahkan lulusan sesuai dengan kebutuhan industri.

“Industri wajib memfasilitasi SMK untuk Praktik Kerja Lapangan (PKL), kemudian magang guru, serta kunjungan siswa termasuk dapat melakukan rekrutmen calon karyawan jika kualitas lulusan SMK membaik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, revitalisasi SMK itu, mencakup kurikulum dan tenaga pendidik. kurikulum diubah dari berbasis suplai menjadi permintaan. Sementara untuk tenaga pendidiknya ditambah dengan tenaga yang sudah berpengalaman bekerja di industri agar bisa menyalurkan kemampuannya kepada peserta didik. 

“Sekolah perlu melakukan link and macth dengan perusahaan, SMK di disain untuk langsung bekerja sehingga kurikulum harus disesuaikan dengan keahlian yang dimiliki siswa sesuai dnegan kebutuhan dunia industri,” katanya.***

Bagikan: