Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Cerah, 28.3 ° C

Indonesia Raih 3 Emas Kompetisi Matematika Internasional

Dhita Seftiawan
ILUSTRASI.*/CANVA
ILUSTRASI.*/CANVA

JAKARTA, (PR).- Tim mahasiswa Indonesia meraih 3 medali emas kompetisi matematika internasional (IMC) yang diselenggarakan di Bulgaria, 28-3 Agustus ini. Mengoleksi tambahan 2 perak dan 1 perunggu, Indonesia secara kolektif menempati posisi ke-16 dari 77 tim yang mengikuti IMC dengan jumlah nilai akumulatif 211,17. 

Raihan medali tersebut dipersembahkan 6 mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Indonesia (UI). IMC merupakan ajang prestisius bagi matematikawan muda yang sudah berlangsung sejak 1994. 

Medali emas diraih Farras Mohammad Hibban Faddila dan Muhammad Afifurahman dari ITB, serta Valentino Prasetya dari UI. Sementara itu, Adrian Ramanda dan Rubio Gunawan dari ITB menyumbangkan masing-masing satu medali perak. Satu medali perunggu diraih Muhammad Rizki Fadillah dari ITB.

Keenam mahasiswa itu dipilih dari pemenang medali dari Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA) yang diselenggarakan Direktorat Jenderal, Pembelajaran, dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tingi. 

Mereka kemudian digodok di Jakarta selama 3 hari dengan mengerjakan beragam bentuk soal olimpiade matematika internasional hingga mempersiapkan mental bertanding. Kepala tim pelatihan ialah Siti Fatimah dosen dari Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). 

Direktur Jenderal Belmawa Ismunandar sangat mengapresiasi prestasi yang diraih oleh mahasiswa Indonesia di ajang bergengsi IMC. Ia menyebutkan, para mahasiswa yang berprestasi di IMC menunjukkan minat mereka yang tinggi terhadap matematika disertai dengan semangat belajar yang sungguh-sungguh.  

“Jadi kami harapkan dengan adanya mahasiswa yang berprestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa Indonesia yang lain untuk lebih mencintai sains, matematika pada khususnya,” kata Ismunandar, dalam siaran pers di Jakarta, Minggu, 4 Agustus 2019.

Ia mengatakan, Ditjen Belmawa akan terus mendorong minat mahasiswa dalam science, technology, engineering and math (STEM). Salah satunya dengan meningkatkan kuantitas partisipan dan kualitas seleksi di ON MIPA, dan pengiriman para peraih medali ke ajang olimpiade tingkat internasional.

“Kalau minat mahasiswa sudah tinggi, kami harapkan ke depannya yang menjadi juara dunia tidak hanya berasal dari kampus-kampus besar,” ucapnya.

Ismunandar menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah menyukseskan tim Indonesia. Juga kepada para dosen matematika dan ilmu pengetahuan alam, khususnya para dekan fakultas MIPA yang telah menyelenggarakan sebentuk summer camp bidang MIPA untuk meningkatkan minat dan kemampuan MIPA di Indonesia.***

Bagikan: