Pikiran Rakyat
USD Jual 14.006,00 Beli 14.104,00 | Sedikit awan, 18.6 ° C

115 Lulusan Fakultas Kedokteran Unjani Jalani Sumpah Dokter

Ririn Nur Febriani
Sebanyak 115 lulusan program studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Jendral Achmad Yani (Unjani) menjalani sumpah profesi kedokteran di Gedung Sasana Krida Unjani Jalan Jendral Terusan Sudirman Kota Cimahi, Sabtu, 13 Juni 2019.*/RIRIN N.F/PR
Sebanyak 115 lulusan program studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Jendral Achmad Yani (Unjani) menjalani sumpah profesi kedokteran di Gedung Sasana Krida Unjani Jalan Jendral Terusan Sudirman Kota Cimahi, Sabtu, 13 Juni 2019.*/RIRIN N.F/PR

CIMAHI, (PR).- Sebanyak 115 lulusan program studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Fakultas Kedokteran Universitas Jendral Achmad Yani (Unjani) menjalani sumpah profesi kedokteran di Gedung Sasana Krida Unjani Jalan Jendral Terusan Sudirman Kota Cimahi, Sabtu, 13 Juni 2019. Dengan demikian, mereka dapat menerapkan hasil pembelajaran dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Pengangkatan sumpah dan penyerahan ijazah profesi dokter gelombang IV Tahun Ajaran 2018/2019 berlangsung pada sidang senat terbuka Fakultas Kedokteran Unjani yang dipimpin Dekan FK Unjani dr. Priatna Sp.Rad. Mereka yang disumpah terdiri dari  105 dokter dan 10 dokter gigi.

Dekan FK Unjani dr. Priatna  mengatakan,  sampai saat ini FK Unjani sudah meluluskan 2.325 orang dokter dan 38 dokter gigi.

“Kelulusan uji kompetensi mahasiswa profesi dokter dan dokter gigi Unjani, selalu berada diatas angka rata-rata nasional. Hal ini memberi kebanggaan tersendiri" ujarnya.

Menurut Priatna, kelulusan Uji Kompetensi Teori(CBT) untuk progaam studi kedokteran saat ini mencapai 85,7%, dengan peraih nilai tertinggi dr. Danial Achmad Dzulfikri. Sedangkan kelulusan Uji Kompetensi Ketrampilan(OSCE) mencapai 95,8 % dengan peraih nilai tertinggi dr. Fahreza Achmad Firdaus.

Untuk prodi kedokteran gigi FK Unjani mencapai hasil yang sangat membanggakan baik untuk CBT maupun OSCE kelulusannya mencapai 100 %. Peraih nilai tertinggi yaitu drg. Syarifah Zahara.

“Angka kelulusan yang sangat membanggakan itu tidak lepas dari bimbingan dan peran dosen yang berkualitas yang dimiliki oleh 2 Prodi di FK Unjani. Kurikulum berbasis kompetensi yang telah dijalan sejak tahun 2007, membuat lulusan FK Unjani siap terjun ke masyarakat dan sesuai dengan tuntutan standar kompetensi dokter Indonesia yang dikeluarkan oleh Kolegium Kedokteran Indonesia,” tuturnya.

Pasca sumpah dokter, lanjut Priatna, saatnya mereka mengabdi kepada masyarakat. "Berikan hasil pengajaran dalam bentuk pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat tanpa memandang latar belakang. Yang utama, lulusan Unjani memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.

Mewakili lulusan, dr. Muhammad Hanif Baswedan menyatakan bersyukur atas karunia Allah SWT atas sumpah dokter yang dilakukan. "Setelah menempuh perjalanan panjang dan berliku, kami dilantik menjadi dokter dan dokter gigi, setelah diambil sumpah dan janji," ujarnya.

Dalam menimba ilmu sebagai mahasiswa FK, lanjut Hanif, diperlukan adaptasi tinggi dalam waktu belajar. 

“Kami harus beradaptasi dengan waktu belajar, kadang malam hari, dini hari, siang dan sore hari sehingga tidurpun tidak menentu,” tuturnya.

Keberhasilan tersebut, kata Hanif, terwujud atas jasa para pengejar dan pembimbing di FK Unjani, termasuk para orang tua dan keluarga yang telah mendukung.  "Terima kasih yang tidak terhingga kepada orang tua yang telah mendukung dengan penuh kasih sayang. Kami berjanji akan melaksanakan tugas-tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, belas kasih dan kemanusiaan kepada masyarakat," ujarnya.***

Bagikan: