Pikiran Rakyat
USD Jual 14.130,00 Beli 13.830,00 | Sebagian cerah, 27.1 ° C

Perhatikan 5 Aturan Penting Ini Saat Berkomunikasi dengan Dosen via Aplikasi Percakapan

Tim Pikiran Rakyat
Whatsapp/DOK. PR
Whatsapp/DOK. PR

DENGAN kemudahan yang ditawarkannya, mahasiswa kerap mengabaikan nilai-nilai kesopanan saat berkomunikasi dengan dosen melalui aplikasi percakapan. Tak jarang, dosen menjadi kesal dan mengabaikan pesan yang diterimanya dari mahasiswa.

Banyak kejaidan mahasiswa yang dianggap kurang sopan saat menghubungi dosen. Terkadang, isi pesannya bernada memerintah atau menginterogasi. Contohnya, "Pak ini saya Akbar, saya mau bimbingan, Bapak sekarang di mana?”

Bagi sebagian dosen kalimat tersebut sangat tidak sopan karena cara penyampaiannya kurang tepat. Ada juga dosen yang merasa kurang dihormati.

Ada beberapa dosen yang  senang bisa akrab dengan mahasiswanya, namun bukan berarti kita bisa menyamakannya seperti teman sendiri. Saat berkomunikasi, nilai-nilai kesopanan tetap perlu dijaga.

Berkenaan dengan itu, beberapa perguruan tinggi mengeluarkan aturan terkait etika berkomunikasi dengan dosen. Dari sejumlah kasus, ada baiknya memperhatikan etika saat berkomunikasi dengan dosen:

Perhatikan waktu

Sebisa mungkin hindari mengirim pesan di luar jam kerja atau malam hari. Pilih waktu yang jarang digunakan untuk beristirahat atau beribadah. Jika ingin meminta izin karena sakit atau hal lainnya, bisa hubungi dosen sehari sebelumnya.

Stres/CANVA

Memberi salam

Jangan lupa memberi salam di awal kalimat. Memberi salam adalah aturan dasar yang seharusnya sudah diketahui banyak orang. Namun pada kenyataannya, banyak diabaikan.

Kata maaf

Hal yang terkadang  dilupakan mahasiswa yaitu mengucapkan kata maaf. Tujuannya untuk menunjukan sopan santun dan kerendahan hati karena mungkin saja orang yang dihubungi sedang sibuk atau beristirahat. Contohnya, “Mohon maaf mengganggu waktu Ibu/Bapak.”

Perkenalkan diri

Setiap hari, seorang dosen pasti bertemu ratusan mahasiswa. Tak mungkin pula ia mengingat  seluruh mahasiswanya. Maka, perkenalkan diri secara singkat. Minimal menyebutkan nama, program studi, dan angkatan.

Isi pesan harus ringkas

Jangan sampai karena pesantelalu panjang, dosen jadi malas membacanya. Sampaikan keperluan secara singkat dan jelas.

Gunakan bahasa yang baik dan benar

Gunakan bahasa formal. Gunakan kata ganti orang pertama ‘Saya’ untuk alih-alih ‘Aku’. Gunakanlah tulisan yang umum dimengerti dan tanda baca yang benar. Hindari penggunaan singkatan atau bahasa slang. Sebagai penutup, jangan lupa ucapkan salam atau terima kasih. (Maulinawati)***

Bagikan: