Pikiran Rakyat
USD Jual 14.014,00 Beli 14.112,00 | Langit cerah, 18.3 ° C

PPDB Tahap Awal Sisakan 648 Kursi Kosong

Riesty Yusnilaningsih
ILUSTRASI calon siswa pendaftar jalur hafiz.* / RIESTY YUSNILANINGSIH/PR
ILUSTRASI calon siswa pendaftar jalur hafiz.* / RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

BEKASI, (PR).- Sebanyak 648 kursi kosong di SMP negeri Kota Bekasi akan diperebutkan pada tahap kedua Penerimaan Peserta Didik Baru yang mulai digulirkan Senin 8 Juli 2019. Sementara 13.886 calon siswa yang sudah diterima di sekolah tujuannya sudah bisa melakukan daftar ulang pada Jumat 5 Juli 2019 dan Sabtu 6 Juli 2019.

Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Kota Bekasi Mawardi menyebutkan, dari 648 kursi kosong yang muncul di akhir tahap awal PPDB, jalur yang terbanyak berkontribusi ialah perpindahan orang tua. Jalur ini menyisakan 229 kursi kosong yang tak termanfaatkan.

"Dari 269 kuota yang dialokasikan, hanya 40 pendaftar yang memanfaatkannya dan secara otomatis diterima di sekolah tujuan," kata Mawardi, Kamis 4 Juli 2019.

Jalur tahfiz yang baru disediakan mulai PPDB tahun ini juga menyisakan 195 kursi kosong. Seperti halnya jalur perpindahan orang tua, kuota yang dialokasikan untuk jalur tahfiz sebanyak 269 kursi, tapi hanya dimanfaatkan oleh 74 pendaftar.

Menyusul kemudian ialah jalur afirmasi yang menyisakan 178 kursi kosong dari alokasi awal 1.424 kursi.

"Sebenarnya pendaftar jalur afirmasi cukup banyak, yakni mencapai 1.486 orang. Namun hanya 1.246 orang yang diterima di sekolah tujuannya, sisanya gagal," katanya.

Lalu sama halnya dengan jalur afirmasi, jalur seleksi prestasi nonakademik pun menyisakan 46 kursi kosong. Meski tersedia 130 kursi, tapi pendaftarnya hanya 99 orang.

Pendaftar itu pun tak semuanya diterima, karena bersaing dengan pendaftar lain dengan sekolah tujuan yang sama. Hanya 84 orang pendaftar yang diterima dan sisanya dinyatakan gagal.

Pada pendaftaran tahap kedua Disdik mengubah metode penerimaan calon siswa. Disdik akan menerapkan sistem penerimaan lewat jalur zonasi radius murni, sehingga calon peserta didik yang namanya sempat tersingkir di sekolah pilihan pertama bisa mencoba kembali di sekolah tujuannya.

Mawardi menambahkan, pada pendaftaran tahap awal, tercatat sebanyak 21.793 calon siswa yang memperebutkan 14.534 kursi di 53 SMPN. Namun hanya 13.886 kursi yang terisi. Sisa kursi yang tak termanfaatkan di setiap sekolah bisa dicek di laman www.bekasi.siap-ppdb.com. ***

Bagikan: