Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Sedikit awan, 20.5 ° C

Pemerhati Pendidikan: Jalur Perpindahan Orangtua yang Dipakai Ridwan Kamil dalam PPDB Tidak Tepat

Catur Ratna Wulandari
Pendidikan/DOK. PR
Pendidikan/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Pemerhati pendidikan dari Kalyanamandira, Ben Satriana menilai bahwa jalur perpindahan tugas orangtua yang digunakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mendaftarkan putrinya ke SMAN 3 Bandung menyalahi aturan. Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 yang mengatur tentang mekanisme PPDB telah mengatur bahwa jalur itu hanya digunakan untuk pendaftar dari luar zona bersangkutan.

"Dalam Permendikbud pasal 22, jalur perpindahan tugas orangtua wali murid itu untuk yang yang berdomisili di luar zonasi bersangkutan. Sementara Kota Bandung ini satu zona. Jadi, untuk yang di luar Kota Bandung, bukan dalam satu zona beda kecamatan," kata Ben Satriana, Jumat 21 Juni 2019.

Menurut dia, kepindahan Ridwan Kamil dan keluarganya ke rumah dinas Gubernur Jabar tidak memenuhi syarat untuk jalur perpindahan tugas orangtua.

Ben Satriana tidak sepakat dengan penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat yang menyebut pemilihan jalur itu sudah sesuai dengan aturan. "Kepala Dinas ini menutupi. Jangan cari aman," ujarnya.

Ia juga mengkritisi alasan Kartu Keluarga baru gubernur belum jadi sehingga menggunakan jalur perpindahan orangtuaitu. "Seorang gubernur pindah, sudah lebih dari enam bulan pindah belum mengurus KK," katanya.

SMAN 6 dan SMAN 4 Bandung

Sementara itu, pengamat endidikan lainnya, Dan Satriana mengatakan bahwa berdasarkan aturan PPDB 2019 di Jawa Barat, sah-sah saja hal itu dilakukan karena tidak ada ketentuan batasan wilayah tentang perpindahan orangtua.

Akan tetapi, menurut dia, seorang Gubernur yang menjadi panutan masyarakat seharusnya memberi contoh yang baik dengan mendaftar melalui jalur yang umum sesuai prinsip sistem zonasi untuk mendekatkan jarak anak ke sekolah.

"Hanya alangkah lebih baik kalau memberikan contoh juga bahwa ada jalur-jalur yang sebenarnya dapat dia gunakan secara umum," ujar Dan Satriana seperti dilaporkan Prfmnews.

Maka dari itu, Dan Satriana menyarankan, daripada menimbulkan polemik di masyarakat, sebaiknya Ridwan Kamil mendaftarkan anaknya lewat jalur zonasi murni atau jalur prestasi.

Jika melihat alamat rumah dinas Gubernur yang berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, pilihan SMA Negeri yang lebih dekat jaraknya dibandingkan SMAN 3 adalah SMAN 6 dan SMAN 4 Bandung.

"Jadi lebih baik, menurut saya, daripada mengundang polemik yang tidak cukup relevan, sebaiknya gunakan dua jalur lain yang digunakan masyrakat, yaitu jalur zonasi dan prestasi." ucapnya.***

Bagikan: