Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 30 ° C

Sejumlah Mahasiswa Terkejut, Utang Mereka Ada yang Melunasi

Tim Pikiran Rakyat
PARA mahasiswa bersorak sorai setelah miliarder Robert Smith (tidak tampak dalam gambar) berjanji membayar utang pendidikan para mahasiswa angkatan 2019 Morehouse College, di Atlanta, Georgia, 19 Mei 2019.*/REUTERS
PARA mahasiswa bersorak sorai setelah miliarder Robert Smith (tidak tampak dalam gambar) berjanji membayar utang pendidikan para mahasiswa angkatan 2019 Morehouse College, di Atlanta, Georgia, 19 Mei 2019.*/REUTERS

ATLANTA, (PR).- Miliarder investor teknologi dan dermawan Robert Smith mengatakan dalam pidato di depan para lulusan Morehouse College bahwa dia akan melunasi utang seluruh mahasiswa yang lulus pada tahun 2019 ini.

Hampir 400 mahasiswa yang lulus pada 2019 ini dari Morehouse College di Kota Atlanta, negara bagian Georgia, Amerika menerima hadiah kelulusan yang tidak terduga.

Hadiah yang mengejutkan itu diberikan oleh dermawan Robert Smith yang menyampaikan pidato dalam acara wisuda itu.

Robert Smith adalah pendiri dan CEO Vista Equity Partners, sebuah perusahaan ekuitas swasta yang berinvestasi di perusahaan-perusahaan berbasis perangkat lunak, data, dan teknologi.

“Para wisudawan Morehouse College: Kalian dikelilingi oleh komunitas orang-orang yang telah membantu kalian sampai di tempat suci ini pada hari yang suci ini. Atas nama delapan generasi keluarga saya yang telah berada di negara ini, kami akan memberikan sedikit bahan bakar untuk kalian,” kata Smith dalam pidatonya yang dikutip VOA.

Robert Smith sudah mengumumkan akan memberikan hadiah $1,5 juta atau Rp 21,3 miliar untuk perguruan tinggi itu sebelum upacara dimulai. Janji untuk membayar utang seluruh mahasiswa yang diwisuda pada 2019 itu diperkirakan mencapai sekitar $40 juta atau Rp 569,5 miliar.

Melunasi pinjaman

Miliarder dan dermawan itu mengatakan kepada para wisudawan di perguruan tinggi khusus laki-laki yang secara historis menjadi tempat menuntut ilmu para mahasiswa kulit hitam atau keturunan Afrika itu bahwa hibah tersebut diberikan untuk melunasi pinjaman mahasiswa.

Pada awalnya, ketika mendengar pernyataan itu, para lulusan dan dosen tampak terpana. Tetapi begitu berita tersebut habis dicerna, para lulusan, dosen, serta segenap pejabat dan staf Morehouse College bangkit berdiri, dan bersorak sorai.

Sebagai balasan untuk hadiah besar itu, Robert Smith mengatakan bahwa dia mengharapkan penerima untuk “membayarnya kepada orang lain” bukan kepada dirinya.

“Sekarang, saya tahu angkatan saya akan memastikan mereka membayar ini ke depan, dan saya ingin angkatan saya melihat seluruh alumnus dalam persaudaraan setiap angkatan mahasiswa Morehouse yang indah ini ke depan dapat kita pastikan memiliki kesempatan yang sama untuk maju," papar Smith.

"Saya menginginkan agar kita peduli dengan komunitas kita sendiri. Kami ingin memastikan kita memiliki semua peluang untuk mencapai impian Amerika,” ujarnya.

Gembira tiada tara

Para wisudawan, banyak di antara mereka menanggung utang dalam jumlah puluhan ribu dolar, masih dalam keadaan terkejut dan gembira tiada tara lama setelah upacara berakhir.

“Rasanya sangat tidak nyata. Saya ingat apa yang dikatakan dalam pidatonya. Saya menoleh ke teman di sebelah kiri saya dan saya mengatakan ‘Apakah dia benar-benar mengatakan apa yang menurut saya baru dikatakannya?’ Saya sangat terkejut. Itu sebenarnya merupakan hadiah terbaik yang pernah saya terima dalam hidup saya,” kata seorang wisudawan yang tidak bersedia diungkap identitasnya.

“Banyak mahasiswa saya yang tertarik untuk mengajar, misalnya, tetapi dibebani sejumlah utang mahasiswa yang membuat keinginan itu tidak bisa dilaksanakan,” kata Rektor Morehouse College David Thomas.

“Dalam beberapa hal, hadiah itu merupakan pembebasan dari beban yang harus ditanggung oleh para lulusan ini, para pemuda yang baru saja menentukan pilihan mereka,” tambahnya.

Morehouse College adalah sebuah perguruan tinggi kulit hitam yang para lulusannya termasuk ikon hak-hak sipil Amerika Dr. Martin Luther King Jr., pembuat film pemenang hadiah Oscar Spike Lee dan aktor Samuel L. Jackson.

Morehouse College kemudian mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hadiah itu adalah yang terbesar yang pernah diterimanya.***

Bagikan: