Pikiran Rakyat
USD Jual 14.393,00 Beli 14.093,00 | Umumnya cerah, 27.9 ° C

Komite Vokasi Siapkan SDM yang Berdaya Saing

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI pendidikan vokasi.*/KEMENDIKBUD.GO.ID
ILUSTRASI pendidikan vokasi.*/KEMENDIKBUD.GO.ID

SERANG, (PR).- Pendidikan tinggi memiliki kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan industri di Indonesia. Terdapat dua peran penting pendidikan tinggi bagi ekonomi dan industri Indonesia, yakni menyiapkan sumber daya manusia atau lulusan yang siap masuk industri dan menghasilkan riset inovatif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Riset Pendidikan Tinggi Mohamd Nasir, di Kampus Untirta, Senin 20 Mei 2019.

“Masalah penyiapan sumber daya manusia itu harus jelas, antara pendidikan tinggi dengan industri. Sehingga pendidikan tinggi itu tidak boleh lagi hanya meluluskan sarjana atau tenaga ahli saja, tapi ternyata tidak dipakai oleh industri,” katanya.

Ia mengatakan, pemerintah akan membuat aturan mengenai materi vokasi sejak di bangku SMK sampai dengan perguruan tinggi. Harus disesuaikan dengan bidang keahliannya, supaya setelah lulus langsung bekerja.

"Hal tersebut bertujuan agar lulusan yang dihasilkan dari pendidikan vokasi mampu memenuhi kebutuhan industri di Indonesia, dan mampu bersaing dengan tenaga asing diera revolusi industri 4.0 ini," ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Denis Asria.

Ia mengatakan, Pemerintah memastikan Komite Nasional Vokasi akan bisa terbentuk pada semester I tahun ini. Komite Nasional Vokasi itu sendiri dibentuk, supaya pendidikan vokasi bisa lebih meningkat masif dan bisa terhubung dengan lapangan pekerjaan.

“Menyiapkan pendidikan vokasi untuk menghadapi tantangan masa depan, sehingga SDM memiliki daya saing,” katanya.***

Bagikan: