Pikiran Rakyat
USD Jual 14.605,00 Beli 14.305,00 | Sebagian berawan, 20.5 ° C

Dua Orang Mundur, Unpad Jaring Bakal Calon Anggota MWA PAW

Catur Ratna Wulandari
REKTOR Unpad/DOK. PR
REKTOR Unpad/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Universitas Padjadjaran membuka pendaftaran Bakal Calon Anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Pergantian Antar Waktu (PAW) dari kalangan unsur masyarakat. Seleksi ini untuk mengisi kursi anggota MWA yang kosong setelah Fasli Djalal dan Yudi Guntara mengundurkan diri.

Berdasarkan siaran pers Kantor Komunikasi Publik Unpad, pendaftaran dibuka mulai 13-22 Mei 2019.

Pemilihan Bakal Calon Anggota MWA Pergantian Antar Waktu unsur masyarakat dilakukan oleh Panitia Adhoc yang ditetapkan melalui Keputusan Senat Akademik Unpad Nomor 399.UN6.SA/Kep/2019 tentang Pembentukan Panitia Adhoc Pemilihan Anggota MWA Pergantian Antar Waktu Unsur Masyarakat dan Unsur Tenaga Kependidikan Unpad.

“Pemilihan ini ditujukan untuk pergantian antarwaktu dua anggota MWA Unpad dari unsur masyarakat yang mengundurkan diri karena alasan tertentu,” ujar Ketua Panitia Adhoc Soni A. Nulhaqim seperti dikutip dari www.unpad.ac.id, Jumat  10 Mei 2019.

Panitia Adhoc bertugas menyusun petunjuk pelaksanaan teknis dan prosedur operasional standar pemilihan, menyusun kriteria, melakukan penjaringan, serta menyelenggarakan pemilihan anggota MWA PAW.

“Pendaftar merupakan Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan Unpad, memiliki rekam jejak yang baik, bukan anggota partai politik, tidak memiliki konflik kepentingan dalam menjalankan tugasnya, bukan dosen tetap, tendik tetap, maupun mahasiswa Unpad, serta memenuhi kelengkapan administrasi,” tutur Soni.

Bakal Calon Anggota MWA PAW harus memenuhi persyaratan administratif, antara lain salinan KTP, salinan ijazah terakhir, surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah atau puskesmas, daftar riwayat hidup terkahir sesuai format yang ditetapkan, menandatangani pernyataan kesediaan menjadi anggota MWA sesuai format (bermeterai), membuat pernyataan bukan sebagai anggota partai politik tertentu sesuai format (bermeterai), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), pasfoto berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar; dan membuat tulisan tentang gagasan pengembangan Unpad sepanjang 5-15 halaman dengan spasi 1,5.

Pendaftaran dilaksanakan di Sekretariat Panitia di Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, setiap hari kerja, Senin – Jumat, pukul 08.00 – 14.30 WIB.

Soni menjelaskan, pendaftar wajib datang atau tidak dapat diwakilkan. "Perwakilan hanya bisa dilakukan jika ada surat kuasa yang ditandatangani di atas meterai," katanya.***

Bagikan: