Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 26 ° C

Besok, Siswa SD Jalani USBN dan Siswa SMP Hadapi UNBK

Catur Ratna Wulandari
PESERTA mengerjakan soal Bahasa Indonesia, saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin 23 April 2018. */DOK PR
PESERTA mengerjakan soal Bahasa Indonesia, saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin 23 April 2018. */DOK PR

BANDUNG, (PR).- Mulai Senin, 22 April 2019 siswa kelas 6 SD akan mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Hari yang sama juga akan dilaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP.

Plt. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan SD Dinas Pendidikan Kota Bandung Abdul Gaos mengatakan, USBN tahun pelajaran 2018/2019 diikuti oleh 38.411 siswa kelas 6 yang tersebar pada 465 SD penyelenggara USBN. USBN dilaksanakan 22-24 April 2019 yang mengujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. "USBN ini semuanya menggunakan kertas dan pensil," kata Gaos saat dihubungi, Sabtu, 20 April 2019.

Ia menjelaskan, distribusi soal USBN telah sampai di rayon pada hari Sabtu. Pada hari Minggu soal didistribusikan ke subrayon. Di Kota Bandung terdapat 15 subrayon. "Soal tidak diinapkan di subrayon, langsung didistribusikan ke 465 sekolah," katanya.

Setelah itu, soal menjadi tanggung jawab masing-masing sekolah. Soal disimpan dalam keadaan tersegel di lemari. Untuk menjaga dari kebocoran, Gaos mengatakan, tiap sekolah wajib ada piket sejak Minggu hingga Selasa.

Gaos menjelaskan, soal USBN terdiri atas pilihan ganda dan uraian. Sebanyak 20-25 persen soal USBN disiapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan 75-80 persen soal disiapkan oleh guru-guru atau tutor yang dikonsolidasikan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Hasil USBN ini, kata Gaos, dimanfaatkan sebagai pemetaan untuk mengetahui ketercapaian sekolah dalam mengembangan dan membina potensi peserta didik. Selain itu juga untuk perbaikan pembelajaran dalam proses penyelenggaraan pendidikan di sekolah.

UNBK SMP

Sementara itu, UNBK tingkat SMP digelar 22-25 April 2019. Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan SMP Dinas Pendidikan Kota Bandung Hadiana Soeriaatmadja mengatakan, UNBK tingkat SMP dilaksanakan di 249 SMP di Kota Bandung. Dari jumlah itu, sebanyak 29 SMP swasta masih bergabung dengan sekolah lain. Jumlah pesertanya mencapai 1.191 siswa.

Sementara itu, 158 SMP swasta menggelar UNBK secara mandiri. Jumlah pesertanya mencapai 14.409 siswa. Semua SMP negeri sebanyak 56 sekolah semuanya sudah menggelar UNBK secara mandiri. Jumlah peserta UNBK mencapai 18.823 siswa. 

Terdapat enam SMP Negeri terbuka yang melaksanakan UNBK dengan server menggabung ke sekolah lain. Jumlah peserta sebanyak 457 siswa. Secara keseluruhan, UNBK di Kota Bandung menggunakan 489 server yang digunakan oleh 16.143 peserta.

Dibandingkan tahun sebelumnya, persentase SMP yang belum bisa menggelar UNBK secara mandiri terus menurun. Tahun ajaran 2018/2019 ini tinggal 13,65 persen. Sebelumnya, pada tahun ajaran 2017/2018, persentase SMP yang bergabung dengan sekolah lain saat UNBK sebesar 34,25 persen. Tahun sebelumnya, sebesar 45,71 persen. "UNBK di Kota Bandung sudah siap," ujar Hadiana.***

Bagikan: