Pikiran Rakyat
USD Jual 14.301,00 Beli 14.001,00 | Sebagian berawan, 18.4 ° C

Siswa Bandung Diajak Kuliah di Kolej Universiti Islam Melaka

Catur Ratna Wulandari
REKTOR Kolej Universiti Islam Melaka (KUIM) Radzai bin Said.*/DOK. SMA TERPADU BAITURRAHMAN
REKTOR Kolej Universiti Islam Melaka (KUIM) Radzai bin Said.*/DOK. SMA TERPADU BAITURRAHMAN

BANDUNG, (PR).- Kolej Universiti Islam Melaka (KUIM) menargetkan 50-100 mahasiswa Indonesia bisa belajar di Melaka, khususnya di KUIM.

Rektor KUIM Radzai bin Said berharap, kesempatan itu bisa dimanfaatkan oleh siswa kelas 12 SMA di Bandung yang akan melanjutkan ke jenjang sarjana. "KUIM sudah berdiri sejak 1994 dengan jumlah mahasiswa sekitar 4000 orang dan 50 program studi," katanya melalaui siaran pers, Selasa, 16 April 2019.

Radzai berkunjung ke SMA Terpadu Baiturrahman Ciparay, Kabupaten Bandung, Minggu, 14 April 2019. Sejak tiga sampai empat tahun lalu, kampus Islam yang terletak di Melaka, Malaysia ini  telah diramaikan oleh mahasiswa asal Indonesia. Jumlahnya hampir 30 orang. Program Melayu Dunia Islam (MDI) di KUIM telah menyatukan mahasiswa asal Melaka, Sumatera, Jawa, Brunai Darussalam, dan Singapura. 

"Namun, tahun ini mahasiswanya menjadi lima orang. Oleh sebab itu, kami kembali mengunjungi Indonesia untuk mengajak pelajar SMA di sini berkuliah di sana," katanya. 

Ia menjelaskan, menempuh studi di luar negeri bisa membuka cakrawala lebih luas, keluar dari zona nyaman, dan bisa mengasah adaptasi serta toleransi  terhadap sesama manusia. "Supaya mahasiswa berkembang dan bisa bersatu dalam program yang kami wadahi untuk warga-warga Melayu di MDI tersebut," tuturnya. 

Sebelum berkunjung ke SMA Terpadu  Baiturrahman Bandung, rombongan KUIM mengunjungi Institut Agama Islam Negeri di Bengkulu. Di sana kedua perguruan tinggi ini menandatangani kesepakatan kerja sama dalam bidang pendidikan. Kesepakatan kerja sama juga akan dibuat dengan SMA Terpadu Baiturrahman. Nota kesepahaman itu dibuat untuk memudahkan para pelajar berkuliah di KUIM. 

Universitas yang memiliki lebih dari 4000  mahasiswa, 190 dosen, dan 150 staff kampus ini akan merayakan ulang tahunnya yang ke-25. "Insya allah  tahun ini juga kita akan membuat perayaan dies natalis. Lebih dari 12,000 alumni KUIM termasuk mahasiswa asal Indonesia sejak 1994 akan diundang untuk menghadiri acara ini," ucapnya.***

Bagikan: