Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 24.4 ° C

1.700 Pelajar Mengikuti UTBK SBMPTN di Untirta

Tim Pikiran Rakyat
null
null

SERANG, (PR).- Sebanyak 1.700 Pelajar SMA/SMK sederajat mengikuti Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada gelombang ke 1, di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). UTBK tersebut dilaksanakan 13 April hingga 4 Mei 2019. 

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 311 Untirta Fatah Sulaiman mengatakan, peserta yang mengikuti UTBK pada gelombang pertama sekitar 1.7000, dan tersebar di 21 sekolah mitra di Kota Serang dan di kampus Untirta.

“Jumlah tersebut, diketahui berdasarkan data pendaftaran yang berlangsung sejak beberapa waktu lalu,” kata Fatah kepada wartawan Kabar Banten, Denis Asria.

Ia menjelaskan, tes UTBK dibagi menjadi tiga sesi dan dilaksanakan sejak 13 April hingga 4 Mei 2019. Begitupun dengan gelombang kedua yang akan dilaksanakan 1-26 Mei 2019.

“Pelaksanaan pertama ujian berupa Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). yakni soal tentang Sains dan Teknologi (Saintek) dan Sosial dan Humaniora (Soshum). Pelaksanaan UTBK selama dua hari ini berjalan dengan lancar, dan belum ditemukan kendala apa pun di lapangan,” ujarnya.

Ia mengatakan, dalam UTBK SBMPTN kali ini, peserta mendapat nilai terlebih dahulu untuk masing-masing sesi UTBK yang diambil. Terkait passing grade atau batas minimal untuk masuk ke masing-masing PTN, LTMPT akan memberikan data statistik yang dapat digunakan peserta untuk menentukan PTN yang dapat diambil.

“Hasil nilai dapat diketahui peserta pada 10 hari setelah tes. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) juga akan  merilis rata-rata nilai dari seluruh peserta secara nasional. Peserta dapat mencoba tes kembali jika pada tes pertama belum maksimal,” katanya.

Ia mengatakan, pelaksanaan tes SBMPTN tersebut menggunakan UTBK lebih menghemat waktu, karena tidak perlu mengirimkan dokumen. Pelaksanaan UTBK bisa dipantau dari jauh, jika terjadi masalah bisa ketahuan.

“Pelaksanaan UTBK kali ini lebih mudah, dan menghemat energi, serta anak-anak juga sudah terbiasa menggunakan Informasi Teknologi, karena pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mereka juga menggunakan komputer,” katanya.***

Bagikan: