Pikiran Rakyat
USD Jual 14.288,00 Beli 13.988,00 | Sebagian berawan, 17.4 ° C

Jurus Jitu Sukses Tes Wawancara Kerja

Catur Ratna Wulandari
ILUSTRASI.*/CANVA
ILUSTRASI.*/CANVA

SAMPAI saat ini, perusahaan masih menggunakan wawancara sebagai salah satu tahapan dalam seleksi pegawainya. Bagaimana agar tahap ini bisa dilewati dengan mulus?

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Dina Sartika mengatakan, tahap wawancara ini bagaimana pelamar meyakinkan perusahaan bahwa ia mempunyai kompetensi untuk posisi yang dibutuhkan. "Makanya perlu persiapan yang matang," kata Dina saat berbicara di Job Fair Universitas Padjadjaran 2019: Enrich Your Career di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu, 10 April 2019.

Menurut Dina, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan, yaitu:
 

1. Baca lagi lowongan pekerjaan yang dilamar

Penting untuk mengetahui orang seperti apa yang sedang dicari perusahaan, kompetensi apa yang dibutuhkan. Jangan buta dengan posisi yang dilamar.
 

2. Baca lagi CV

Penting untuk mengenali diri sendiri, mengetahui kelebihan dan kekurangan diri sendiri. Pertanyaan tentang diri sendiri sering ditanyakan saat wawancara.

Jangan sampai baru berpikir tentang kelebihan dan kekurangan diri sendiri saat pertanyaan dilontarkan. Bahkan, pelamar harus sudah mempersiapkan jawaban soal ren ana karir ke depan.
 

3. Kenakan pakaian yang nyaman namun memberi kesan profesional

Persiapan fisik juga diperlukan. Penampilan penting untuk memberi impresi pertama.

Mengenakan kostum terbaik yang nyaman, rapi, dan profesional. Penampilan menunjukkan seberapa siap Anda mengikuti wawancara itu.
 

4. Tepat waktu

Lebih baik Anda yang menunggu daripada pewawancara yang menunggu. Datanglah tepat waktu atau bahkan lebih awal. Apalagi jika lokasi wawancara baru pertama Anda datangi.

ILUSTRASI.*/CANVA
 

5. Jabat tangan

Saat masuk ruangan, jangan lupa berjabat tangan dengan orang yang akan mewawancarai Anda. Tunjukkan kesiapan mengikuti wawancara.
 

6. Perhatikan gerak tubuh

Jangan duduk menyender sehingga terlihat tidak bergairah. Jangan terlalu banyak melakukan gerakan tidak perlu seperti menyibakkan rambut, mengetukkan jari ke meja, atau memainkan alat tulis.

Kontak mata menjadi bahasa tubuh yang sangat penting.
 

7. Manfaatkan kesempatan bertanya

Biasanya setelah wawancara ada kesempatan untuk bertanya. Manfaatkan kesempatan itu dengan baik. Jangan langsung bertanya soal gaji atau fasilitas.

Pertanyaan yang dilontarkan untuk menunjukkan antusiasme bergabung dengan perusahaan tersebut. Bisa bertanya soal kesempatan pengembangan karir, proses seleksi selanjutnya, dan sebagainya. Hindari topik SARA atau basa-basi berlebihan.
 

8. Kuasai pengetahuan umum dan topik yang sedang tren

Selain pertanyaan tentang diri sendiri dan pekerjaan, biasanya ada juga pertanyaan yang menguji sejauh mana pengetahuan kita.

Penting untuk mengetahui informasi terkini dan hal-hal yang sedang tren. Rajin membaca akan sangat membantu.

Semoga berhasil!***

Bagikan: