Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 24.7 ° C

SDN 1 Banjar Larang Siswa Gunakan Telefon Genggam

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI telefon genggam.*/DOK. KABAR BANTEN
ILUSTRASI telefon genggam.*/DOK. KABAR BANTEN

BANJAR,- Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Dinas Sosial Kota Banjar, Ika Kartikawati, mengatakan sekolah ramah anak merupakan program untuk meminimalisir angka kekerasan terhadap anak. 

Selain itu karakter akan lebih baik lagi tanpa adanya kebiasaan "bully" sesama siswa, atau tindakan kekerasan antar teman-temannya di kelas. 

Menurut Ika, sekolah ramah anak ini dari mulai penjaga sekolahnya, guru, office boy, hingga makanan di kantin sekolah itu harus sehat. SDN 1 Banjar menjadi sekolah yang pertama kalinya meluncurkan program sekolah ramah anak.

"Karena sekolah yang sudah ramah anak ini maka siswa dan gurunya tidak boleh ada perlakuan kekerasan, kemudian anak-anak tidak boleh memancing kekesalan gurunya. Demikian juga anak-anak juga tidak boleh membawa telefon genggam atau smartphone ke sekolah," kata Ika kepada wartawan Kabar Priangan, Agus Berrie, Selasa 9 April 2019. 

Kepala SD Negeri 1 Banjar, Ikah Kartika, mengungkapkan tujuan diluncurkannya program ini untuk pendidikan karakter siswanya, serta sekolah bebas dari kekerasan antar siswa, stop bully, serta membuat sekolah lebih nyaman untuk guru dan siswa dalam melaksanakan pembelajaran.

"Targetnya anak-anak semakin nyaman dan ramah serta prestasinya lebih bagus lagi. Sekolah ini sebetulnya sudah menjadi pilot pendidikan karakter, sekolah inklusi, sekarang kami launching sebagai sekolah ramah anak," ujarnya.***

Bagikan: