Pikiran Rakyat
USD Jual 14.616,00 Beli 14.316,00 | Badai petir, 26.4 ° C

Meski Belum Bayar Administrasi, Siswa Tetap Harus Ikut UNBK

Agung Nugroho
ILUSTRASI UNBK/DOK. PR
ILUSTRASI UNBK/DOK. PR

CIREBON, (PR).- Sekolah didesak tetap mengizinkan siswa yang belum membayar atau melunasi biaya administrasi untuk tetap bisa ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat (DPRD Jabar) meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar mengeluarkan instruksi ke sekolah-sekolah untuk menjamin seluruh siswa bisa mengikuti ujian.

“Kami minta saat UNBK nanti, tidak ada satupun siswa yang tidak bisa ikut ujian hanya karena masih ada masalah dengan biaya administrasi di sekolah,”tutur Ketua Komisi D DPRD Jabar, H. Syamsul Bachri, di Cirebon, Sabtu 30 Maret 2019.

DPRD Jabar belakangan ini menerima keluhan dari para orangtua siswa terkait jaminan anaknya untuk bisa mengikuti UNBK. Ada laporan di beberapa tempat, pihak sekolah mengancam tidak akan menyertakan siswa yang belum membayar iuran administrasi di sekolah untuk mengikuti UNBK.

“Ini tidak baik, tidak mendidik. Akan mengganggu siswa untuk bisa konsentrasi menghadapi UNBK. Jangan korbankan siswa hanya karena masalah biaya administrasi,”tuturnya.

Syamsul mengatakan, jika ada yang belum bayar, pihak sekolah bisa melakukan pendekatan kepada orang tua siswa tanpa harus mengorbankan siswa. Sekolah bisa menggunakan berbagai cara untuk mengatasi masalah tersebut dan tidak perlu sampai membuat kebijakan yang berdampak fatal bagi masa depan siswa.

“Biarkan saja siswa ikut UNBK. Sekolah bisa melakukan pendekatan dengan orang tua. Jangan hanya karena belum bayar, menghancurkan harapan siswa,” ucapnya.

Pengawasan ketat

Syamsul menuturkan, untuk menjamin seluruh siswa di Jabar bisa ikut UNBK tanpa terkendala apapun, Komisi D melakukan pengawasan ketat jalannya ujian nasional. Dimulai dari kelas XII setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang jadwal UNBKnya berlangsung tanggal 1 sampai 8 April 2019 pekan depan.

“Kami koordinasi dengan Disdik Jabar untuk jaminan tersebut. Disdik sudah diminta mengeluarkan instruksi. Tidak saja di sekolah negeri, tetapi juga swasta. Prinsipnya, UNBK harus diikuti seluruh siswa SMA. Jangan sampai ada yang tertinggal hanya karena masalah administrasi sekolah,” katanya.

Komisi D DPRD Jabar yang di antaranya membidangi masalah pendidikan sudah membicarakan soal jaminan seluruh siswa SMA bisa ikut UNBK dengan Kepala Disdik Jabar, Dewi Sartika. Disdik juga menjamin masalah tersebut tidak akan menjadi kendala saat UNBK berlangsung ang dimulai hari Senin pekan depan.

“Silakan seluruh siswa mengikuti UNBK. Sudah ada jaminan. Jangan pikirkan soal administrasi. Anak-anak fokus saja menghadapi mata pelajaran yang akan diuji. Belajar yang lebih intens supaya bisa mengerjakan soal-soal ujian tanpa mengalami kesulitan,” pungkas Syamsul.***  

Bagikan: