Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Umumnya berawan, 19 ° C

Seluruh SMP Negeri di Kota Bandung Laksanakan USBN dengan Aplikasi SaKOJA

Catur Ratna Wulandari
PESERTA mengerjakan soal Bahasa Indonesia, saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin 23 April 2018. */DOK PR
PESERTA mengerjakan soal Bahasa Indonesia, saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin 23 April 2018. */DOK PR

BANDUNG, (PR).- Seluruh SMP negeri di Kota Bandung melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) berbasis komputer menggunakan aplikasi SaKOJA (Sakola Juara). Sistem SaKOJA dapat memberi laporan hasil ujian dengan cepat.

Tahun ini merupakan tahun ketiga penyelenggaraan USBN dengan aplikasi SaKOJA. "Jam 10.00 USBN selesai, jam 10.01 kami sudah dapat hasilnya," kata Kepala Seksi Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kota Bandung Bambang Ariyantp ditemui usai mengikuti Deklarasi USBN dan UNBK Jujur Tingkat SMP Kota Bandung di SMP Harapan Kasih, Selasa, 26 Maret 2019.

Laporan hasil ujian yang diterima antara lain nilai rata-rata, tertinggi, dan terendah di masing-masing sekolah maupun secara keseluruhan.

Bambang menjelaskan, pada pelaksanaannya, siswa bisa mengakses SaKOJA dari telefon pintar maupun komputer. Siswa bisa mengakses soal dengan kata sandi yang berbeda oleh setiap siswa. "Menggunakan sistem acak, jadi meski berdekatan tidak akan bisa menyontek," ujarnya.

Secara teknis, soal ujian diunggah dari server Disdik Kota Bandung lalu dibagikan ke server di tiap sekolah. Dari sana, soal kemudian bisa diakses oleh semua peserta ujian. "Begitu soal sudah di siswa, server di Disdik akan ditutup supaya tidak ada peretasan," ujarnya.

Setelah mengerjakan seluruh soal, jawaban dikumpulkan peserta dan diterima server di sekolah. Dari sana dikirim langsung ke server di Dinas Pendidikan. 
"Hanya dengan satu click saja, makanya dengan cepat kami terima hasilnya," kata Bambang.

Ia menambahkan, soal uraian di USBN ini sudah bisa ditampilkan di layar, hanya saja jawabannya masih harus dikerjakan di kertas terpisah.

Bambang mengatakan, semua SMP negeri sudah menggunakan aplikasi SaKOJA. Sementara sekolah swasta, ada yang menyelenggarakan ujian berbasis komputer dengan model aplikasi berbeda.

Kepala Dinas Pendidikan Hikmat Ginanjar mengatakan, USBN tingkat SMP kan diikuti oleh 34.880 peserta yang tersebar di 249 sekolah. Terdiri dari 56 SMP negeri, 158 SMP swasta, dan 6 SMP terbuka.

Dari semua sekolah itu, terdapat 29 SMP swasta yang masih melaksanakan USBN berbasis kertas dan pensil. "Tinggal 13 persen," ujarnya.

Ia mengatakan, sarana pelaksanaan USBN berbasis komputer sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. "Kami sudah konsolidasi denga semua sekolah yang ada," ujarnya.***

Bagikan: