Pikiran Rakyat
USD Jual 14.185,00 Beli 13.885,00 | Berawan, 22 ° C

Ada yang Terlambat Login, UNBK SMK Hari Pertama Lancar

Tim Pikiran Rakyat
PELAKSANAAN UNBK SMK hari pertama, Senin, 25 Maret 2019 berjalan lancar. Salah satunya di SMKN 3 Kota Cimahi, Jalan Permana, Kota Cimahi. Meski ada beberapa daerah yang mengalami keterlambatan login, tapi seluruh UNBK SMK berjalan lancar.*/RIRIN NUR FEBRIANI/PR
PELAKSANAAN UNBK SMK hari pertama, Senin, 25 Maret 2019 berjalan lancar. Salah satunya di SMKN 3 Kota Cimahi, Jalan Permana, Kota Cimahi. Meski ada beberapa daerah yang mengalami keterlambatan login, tapi seluruh UNBK SMK berjalan lancar.*/RIRIN NUR FEBRIANI/PR

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 323.454 siswa di 2.814 SMK di Jawa Barat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Meski, ada sekolah yang sempat terlambat terhubung, secara umum hari pertama UNBK berjalana lancar.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dodin Rusmin Nuryadin, mengatakan, ada teleconference dengan helpdesk di 13 cabang dinas dan beberapa sekolah sebelum UNBK berlangsung. "Ada satu-dua sekolah terlambat connect, tetapi masih bisa ikut on schedule," kata Dodin kepada PR, Senin, 25 Maret 2019.

Selain itu, Disdik Jabar juga memantau langsung ke beberapa sekolah di Kota Bandung dan semunya berjalan aman dan lancar. Ia mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan simulasi agar UNBK berjalan lancar.

Dikatakannya, ujian nasional tingkat SMK di Jawa Barat itu seluruhnya sudah menggunakan komputer. Namun, masih ada sekolah yang melaksanakan UNBK dengan bergabung ke sekolah lain. " (Untuk) Sekolah yang jumlah pesertanya kurang dari 20, belum terakreditasi, dan belum ada izin operasional," tuturnya.

ILUSTRASI Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.*/DOK. PR

UNBK ada yang dilakukan tiga sesi

Di Kota Cimahi, pelaksanaan UNBK SMK juga terlihat lancar. Selain menggunakan perangkat komputer, sebagian sekolah menggelar ujian memanfaatkan unit laptop.

Seperti yang terlihat di SMKN 3 Kota Cimahi, Jalan Permana, Kota Cimahi. Ada 618 siswa yang mengikuti ujian tersebut, dari jurusan Tataboga, Akomodasi Perhotelan, Tata Busana, Administrasi Perkantoran dan Multimedia.

Ada empat mata pelajaran yang diujikan tahun ini, yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Teori Kejuruan. UNBK bakal berlangsung hingga Kamis, 28 Maret 2019.

 Kepala SMKN 3 Cimahi, Mulyono, mengatakan, untuk UNBK tahun ini, para siswa dibagi ke dalam tiga sesi dalam sehari. Sesi pertama dimulai pukul 07.30-09.30, sesi kedua pukul 10.30-12.30, dan sesi ketiga pukul 14.00.16.00. "Tiap sesi diikuti 208 siswa, mereka gunakan enam ruangan ujian, termasuk satu kelas pakai unit laptop," ujarnya. 

Dikatakannya, sebelum para siswa mengikuti UNBK, persiapan sudah dilakukan dari jauh hari. Hal itu untuk memastikan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian. Bukan hanya dari segi akademisnya saja, tapi juga dari sisi mental dan teknis ujian.

Salah satu peserta UNBK, Deuis (17), mengaku cukup tegang mengikuti ujian tersebut. "Ya tegang aja sih, tiap ujian memang harus mempersiapkan diri yah. Mudah-mudahan nilainya bagus," katanya sambil menambahkan bahwa ujian berjalan tanpa kendala teknis.

Ujian/DOK. PR

Masih ada gangguan server ketika UNBK berjalan

Beberapa siswa SMK di Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta ada yang tidak login tepat waktu akibat server yang telat merespons. Kendati demikian, hal tersebut tak menjadi kendala besar sehingga UNBK masih bisa digelar meskipun sedikit melenceng dari jadwal awal.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, mengatakan, keterlambatan login tidak akan merugikan peserta ujian. Panitia memberikan waktu tambahan sesuai kondisi keterlambatan yang terjadi di setiap sekolah.

Menurut dia, kendala pada hari pertama tersebut sudah diprediksi sehingga penanggulangannya bisa dilakukan dengan cepat. Dalam waktu 10-15 menit server sudah kembali normal.

"Saya sudah sampaikan berkali-kali. Hari pertama pasti ada block chain akibat login secara bersamaan. Biasanya hari kedua sudah tak akan terjadi lagi. Saya tegaskan, telat login tidak berpengaruh. Biasanya 10-15 menit sudah normal lagi karena server cadangan sudah berfungsi," kata Muhadjir yang dihubungi dari Jakarta saat memantau UNBK di SMK Muhammadiyah Sleman, Yogyakarta, Senin, 25 Maret 2019.

Muhadjir mengatakan, sekitar 91% pelaksanaan UN tahun ini berbasis komputer. Total siswa yang akan mengikuti UN tahun ini sebanyak 8.259.581 siswa dari 103.000 satuan pendidikan. Sebanyak 7.507.116 siswa menjalani UNBK.

Ia menyatakan, meningkatnya penyelenggaraan UNBK akan menaikan indeks integritas sekolah dan mempersempit kemungkinan siswa untuk berbuat curang. "Peningkatan jumlah penyelenggara UNBK menunjukan pemerintah semakin serius berupaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional," katanya.***

Bagikan: