Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sedikit awan, 16.1 ° C

Menristekdikti: Mahasiswa Jangan Golput

Catur Ratna Wulandari
ILUSTRASI pencoblosan tps pemilu KPU pileg.*/DOK.PIKIRAN RAKYAT
ILUSTRASI pencoblosan tps pemilu KPU pileg.*/DOK.PIKIRAN RAKYAT

BANDUNG, (PR).- Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir meminta agar mahasiswa tidak golput. Mahasiswa diharapkan menggunakan hak pilihnya demi penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik.

"Gunakan hak pilih sesuai nurani," kata Nasir usai menghadiri Wisuda Universitas Pasundan di Sasana Budaya Ganesha, Sabtu, 23 Maret 2019.

Menurut dia, golput sama saja dengan mencederai demokrasi yang sudah dibangun di Indonesia. Hak pilih itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin, dengan demikian negara pun akan menjadi lebih baik.

"Tidak ada unsur paksaan, jurdil betul. Harus kita manfaatkan (hak pilih)," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar mengatakan, pro dan kontra di negara demokrasi merupakan hal biasa. "Ada yang pro pemerintah ada yang tidak, itu biasa. Kalau tidak suka, jangan disalurkan dengan menyalurkan ke gerakan radikal. Silakan salurkan di (Pemilu) 17 April. Perbedaan pilihan itu biasa," tuturnya.

Ia menegaskan, perbedaan pilihan politjk harus berakhir setelah Pemilu selesai."Hormati apapun keputusan demokrasi," ujarnya.***

Bagikan: