Pikiran Rakyat
USD Jual 14.628,00 Beli 14.328,00 | Cerah berawan, 27.4 ° C

Beasiswa untuk Difabel dan Atlet

Dhita Seftiawan
ILUSTRASI beasiswa
ILUSTRASI beasiswa

JAKARTA, (PR).- Para difabel dan atlet berkesempatan mendapatkan beasiswa dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Dua jenis beasiswa yang akan diterapkan pada tahun ajaran 2019/ 2020 ini di luar beasiswa Program Peningkatan Akademik (PPA) dan Bidikmisi.

Menteri Ristekdikti Mohamad Nasir menuturkan, mahasiswa difabel selain dibebaskan dari biaya uang kuliah tunggal (UKT),  mereka akan menerima bantuan biaya hidup sebesar Rp 1 juta sebulan. Beasiswa untuk atlet berprestasi khusus bagi yang masuk program studi keolahragaan sebesar Rp 1,5 juta.

“Kepada pimpinan PTN, saya sudah minta kampus ramah difabel. PTN harus menyiapkan fasilitas untuk memudahkan mahasiswa difabel untuk menempuh kuliah di perguruan tinggi tersebut. Para difabel, skema bantuan yang bisa diberikan, yaitu bagi mereka masuk jalur seleksi yang disiapkan,” ujar Nasir di Jakarta, Sabtu 16 Maret 2019.

Ia mengatakan, Kemenristekdikti juga melakukan perbaikan untuk beragam beasiswa lainnya. Antara lain, pada tahun ini untuk kuota Bidikmisi ditambah 90.000 menjadi 130.000 beasiswa. Bantuan dananya juga ditambah Rp 100.000 menjadi Rp 700.000 per bulan.

"Dari total 7,5 juta mahasiswa di Indonesia, sejauh ini pemerintah baru dapat mengalokasikan beasiswa bagi 8% mahasiswa melalui beasiswa Bidikmisi, Adik (Afirmasi pendidikan tinggi – Red.) Papua dan daerah 3T serta beasiswa PPA (program peningkatan akademik). Beasiswa difabel dan mahasiswa berprestasi merupakan langkah dari Kemenristekdikti untuk menuju minimal 20 persen beasiswa dari total mahasiswa,” ujarnya.

 “Bagi atlet berprestasi, saya minta minimal 20 kursi per kampus. Tapi outputnya bukan berapa IPK yang didapat. Saya inginnya setiap mahasiswa bisa dapat medali berapa, tingkat apa, apakah tingkat nasional, tingkat internasional," ujarnya.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Ismunandar menambahkan, selama ini, beasiswa untuk difabel hanya diberikan pihak kampus. Menurut dia, mahasiswa difabel yang akan menerima beasiswa dari Kemenristekdikti adalah mereka yang sudah lulus SNMPTN, SBMPTN atau tes mandiri.

“Kami saat ini juga sedang mempersiapkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa baru 2020. Mahasiswa penerima KIP Kuliah berasal dari siswa SMA/ SMK sederajat penerima KIP. Penerima KIP Kuliah ditargetkan bebas biaya kuliah serta direncanakan mendapatkan bantuan biaya buku dan bantuan biaya hidup oleh pemerintah pusat,” ucap Ismunandar. ***

Bagikan: