Pikiran Rakyat
USD Jual 14.328,00 Beli 14.028,00 | Berawan, 23.9 ° C

Jumlah Komputer Terbatas, UNBK SMP di Ciamis Terpaksa Dilaksanakan Tiga Sesi

Nurhandoko
Ujian/DOK. PR
Ujian/DOK. PR

CIAMIS,(PR).- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Kabupaten Ciamis terpaksa dilaksanakan tiga sesi.Keterbatasan perangkat komputer menjadi alas an utamanya.

Ada 12.829 siswa SMP dan sederajat di tatar Galuh Ciamis yang akan mengikuti UNBK pada 22-25 April 2019. Ada 121 sekolah yang menyelenggarakan UNBK, terdiri dari 80 SMP negeri dan 41 SMP swasta. Ada pula 26 sekolah yang menginduk ke sekolah lain di dekatnya karena belum terakreditasi.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas pendidikan Kabupaten Ciamis, Anto Riswanto, Kamis, 14 Maret 2019, UNBK dilakukan tiga sesi yaitu pukul 08.00 WIB, 10.00 WIB, dan 12.00 WIB. Siswa akan menggunakan komputer milik sekolah, juga komputer pinjaman milik guru maupun dari SMK terdekat.

“Sebagian besar komputernya hasil pinjaman kepada guru dan SMK terdekat. Seluruh perangkat yang disediakan untuk ujian terus dipantau, sehingga siap dipergunakan untuk UNBK,” ungkap Anto.

Sekolah siapkan genset

ILUSTRASI.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

Supaya UNBK berjalan lancar, kata Anto, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis sudah melayangkan surat kepada PLN. Pihaknya mengajukan permohonan supaya tidak ada pemadaman atau pemutusan aliran listrik selama berlangsungnya UNBK.  

“Meskipun sudah mengajukan permohonan kepada PLN agar tidak melakukan pemadaman, sekolah tetap harus menyediakan generator set (genset), untuk mengantisipasi kemungkinan listrik mati akibat bencana, kabel putus tertimpa pohon tumbang,  dan lainnya,” katanya.

Dia juga mengatakan, hasil evaluasi simulasi sebelumnya menunjukkan masih ditemukan persoalan koneksi internet yang tidak lancar. Utamanya pada sekolah yang berada di wilayah pinggiran atau pelosok.

“Persoalan jaringan internet yang sebelumnya tidak lancar, saat ini kekuatannya sudah ditambah sehingga tidak lup lep. Siswa juga masih membutuhkan latihan, serta penambahan dan pemahaman materi pelajaran,” tuturnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Wawan S Arifien, mengatakan, persiapan menghadapi UNBK terus disempurnakan. Bukan hanya hal teknis seperti perangkat komputer dan jaringan internet, tapi  juga memersiapkan siswa menghadapi ujian.

“Kami sudah menyelenggarakan simulasi UNBK. Meski bukan penentu kelulusan, siswa tetap harus serius mempersiapkan diri menghadapi ujian tersebut,” katanya.***

Bagikan: