Pikiran Rakyat
USD Jual 14.286,00 Beli 13.986,00 | Hujan petir singkat, 22.6 ° C

Lulusan ISBI Disiapkan Menjadi Guru Seni

Catur Ratna Wulandari
CATUR RATNA WULANDARI/PR
CATUR RATNA WULANDARI/PR

BANDUNG, (PR).- Pemerintah berharap lulusan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung bisa terserap menjadi guru seni di sekolah-sekolah. Oleh karenanya, mahasiswa ISBI harus belajar pedagogi dan psikologi pendidikan.

"Lulusan ISBI akan dioptimalkan mengajar di SD dan SMP. Bisa bekerja sama dengan Pemkot Bandung," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa saat membuka Seminar Nasional Break Discussion Rapat Kerja Nasional dan Performance Art yang digelar Ikatan Alumni Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung di Gedung Sunan Ambu Kampus ISBI, Jalan Buahbatu, Selasa 12 Maret 2019.

Iwa mengusulkan agar mahasiswa ISBI diberi kursus singkat mengenai pedagogi atau ilmu pengajaran yang diperlukan untuk menjadi guru. Selain itu juga perlu mempelajari psikologi pendidikan. Menurut Iwa, guru seni amat dibutuhkan di sekolah. Namun biasanya satu sekolah hanya ada satu guru seni. 

Rektor ISBI Bandung Een Herdiani mengatakan, lulusan ISBI punya kemampuan mumpuni di bidang seni. Namum lantaran tak mempelajari pedagogi, lulusan ISBI tak bisa terserap sebagai pengajar di sekolah. 

Ia mengatakan, ISBI Bandung telah membuka komunikasi dengan Pemkot Bandung melalui Dinas Pariwisata untuk menyerap alumni ISBI sebaga pengajar seni di SD maupun SMA. "MoU-nya akan segera dilaksanakan," ujarnya.

Sebagai tahap awal, kerja sama dengan Pemkot Bandung akan menjadi proyek percontohan. Jika program ini berhasil, selanjutnya bisa diduplikasi di daerah-daerah lainnya. Akhir bulan ini, Rektor ISBI rencananya bertemu dengan Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Een menambahkan, ISBI Bandung setiap tahun bisa mencetak sekitar 350 lulusan. Sebagian besar lulusannya memilih menjadi wirausahawan bidang seni.***

Bagikan: