Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Sebagian berawan, 20.4 ° C

Sinergi Foundation Wujudkan Sociopreneur untuk Berdayakan Masyarakat

Yusuf Wijanarko
PESERTA acara Impact Entrepreneur: Mencetak Mahasiswa Berdaya di berfoto seusai acara di Lo.Ka.Si Cafe, Jalan Juanda, Kota Bandung, Rabu 13 Februari 2019.*/SINERGi FOUNDATION
PESERTA acara Impact Entrepreneur: Mencetak Mahasiswa Berdaya di berfoto seusai acara di Lo.Ka.Si Cafe, Jalan Juanda, Kota Bandung, Rabu 13 Februari 2019.*/SINERGi FOUNDATION

BANDUNG, (PR).- Sebegai salah satu upaya mengoptimalkan dana zakat dan infak yang diamanahkan masyarakat, Sinergi Foundation menyalurkannya melalui berbagai program pemberdayaan dan berkelanjutan di bidang pendidikan.

Dalam upaya merangsang inovasi program di bidang pendidikan, pada 2019 ini Sinergi Foundation berkolaborasi dengan Sacita Muda merilis program Impact Entrepreneur.

“Sosok pemuda pada era milenial selalu menarik dibicarakan. Porsi pemuda sebagai agen perubahan didorong oleh potensi semangat, intelektual, hingga semakin banyaknya inisiatif dan terobosan baru sebagai entrepreneur,” tutur CEO Sinergi Foundation Asep Irawan saat menghadiri acara bertajuk Impact Entrepreneur: Mencetak Mahasiswa Berdaya di Lo.Ka.Si Cafe, Jalan Juanda, Kota Bandung, Rabu 13 Februari 2019.

“Sinergi zakat yang menjadi semangat bagi kami untuk menjaga kepercayaan donatur dan mitra mendorong Sinergi Foundation agar selalu berinovasi mengoptimalkan himpunan dana zakat. Salah satu cara di antaranya adalah melalui program Impact Entrepreneur” kata Asep Irawan.

Melalui program Impact Entrepreneur, Sinergi Foundation berupaya mewujudkan komitmen memberdayakan potensi mahasiswa berprestasi dan segudang potensi entrepreneurial mereka.

“Tidak hanya itu, kami juga akan arahkan agar usaha-usaha baru mereka nantinya bisa berbasis potensi desa dan daerah asal mereka. Harapannya, dampak pemberdayaan masyarakat akan semakin luas dan berkelanjutan,” ujar Asep Irawan.

Kolaborasi Sinergi Foundation dan Sacita Muda diharapkan bisa menjangkau beragam potensi desa di bidang pertanian, peternakan, wisata, dan lainnya. Hal itu diperkuat dengan sudah adanya portofolio sociopreneur yang merupakan hasil pendampingan Sacita Muda sebelumnya.

Contohnya adalah pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara yaitu pengembangan sentra olahan susu sapi yang kini telah memiliki produk dengan merek dagang Your Good.

Kini, program Impact Entrepreneur telah menyeleksi 55 mahasiswa dari berbagai jurusan di Universitas Padjadjaran yang juga merupakan penerima beasiswa Bidik Misi.

“Bidik Misi menjadi salah satu indikator bagi kami untuk menjaga amanah optimalisasi dana zakat. Para mahasiswa penuh potensi ini memiliki latar belakang kekurangan ekonomi,” kata Asep Irawan.***

Bagikan: