Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 29.4 ° C

Pemilihan Rektor Unpad Mentah Lagi

Tim Pikiran Rakyat
PEMILIHAN rektor Unpad.*/DOK. PR
PEMILIHAN rektor Unpad.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Pemilihan Rektor Unapd (Universitas Padjadjaran) mentah lagi. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir masih melakukan penelusuran rekam jejak 8 bakal calon rektor. Menristekdikti juga belum memberi kepastian kapan pemilihan akan digelar.

Mohamad Nasir mengatakan, saat ini Majelis Wali Amanat (MWA) Unpad tengah membuka saran dan aduan dari masyarakat terkait ketiga bakal calon rektor yaitu Aldrin Herwany, Atip Latipulhayat, dan Obsatar Sinaga.

Meski begitu, kementerian melalui biro hukumnya akan tetap melakukan kajian. Kajian itu terkait apakah proses pemilihan sampai menentukan 3 calon sudah dilakukan secara benar sampai melakukan profiling terhadap 8 bakal calon.

"Kementerian akan melihat apakah proses pemilihan yang dilakukan penjaringan menjadi 3 dilakukan secara benar. Apakah proses yang dilakukan sudah mengikuti tata cara yang ditetapkan, apakah persyaratan ini sudah diketahui publik, khususnya yang di Unpad. Kalau sudah dilakuan, kementerian akan melakukan profiling," tuturnya Aula Barat ITB, Kota Bandung, Jumat 1 Februari 2019.

Unpad.*/DOK. PR

Profiling yang ia maksud ialah penelusuran rekam jejak calon rektor dengan menggandeng KPK dan PPATK.

"Melihat kekayaan sebelum dan saat mencalonkan," ujarnya.

Selanjutnya, kementerian akan menelusuri rekam jejak terkait radikalisme dan kebangsaan.

Ia mengatakan, sampai saat ini, penelusuran itu dinilai belum jelas. Sehingga, perlu koordinasi lebih lanjut antara kementerian dengan MWA.

Mohamad Nasir mengatakan, penelusuran itu perlu mempertimbangkan masukan dari pemangku kepentingan lainnya. Penelusuran itu juga perlu dilakukan tidak hanya kepada 3 calon rektor, tetapi juga bakal calon lainnya.

"Perlu diketahui supaya mendapat rektor yang berkualitas untuk menjadikan Unpad universitas yang good governance dan baik," katanya.

KAMPUS Unpad Bandung.*/DOK. PR

Saat ditanya, apakah dengan demikian masih ada kemungkinan rektor yang dipilih itu di luar dari 3 calon yang ada saat ini? Mohamad Nasir menjawab, "Belum bisa memastikan. Tapi yang jelas apakah hanya itu atau yang lain, kami harus pelajari," katanya.

Mohamad Nasir mengatakan, kementeriannya melakukan profiling pada semua bakal calon. Hasilnya akan disampaikan dan dirapatkan bersama MWA.

Mohamad Nasir juga tidak memberi jawaban yang pasti apakah pemilihan tetap akan digelar pada minggu ketiga Februari seperti yang sudah disepakati oleh MWA. "Sampai terbentuk, bisa besok, bisa Februari, bisa Maret. Kita lihat situasi," ucapnya.

Masa jabatan rektor

Masa jabatan Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad akan berakhir pada 13 April 2019. Menurut Statuta Unpad, rektor terpilih harus ditetapkan 3 bulan sebelum masa jabatan rektor habis. Namun demikian, lantaran masa jabatan yang belum habis, belum diperlukan adanya pelaksana tugas rektor.

MWA telah mengumumkan, masyarakat bisa memberi saran dan masukan secara tertulis mengenai tiga calon rektor paling lambat 8 Februari 2019.

Saran dan aduan itu ditujukan kepada Sekretariat MWA Unpad di Jalan Cimandiri 14 Bandung, telefon (022) 84288857, atau melalui email [email protected]

"Atas laporan/pengaduan/masukan yang diterima akan dilakukan verifikasi. Hasilnya akan disampaikan kepada MWA. Tim penanganan pengaduan/laporan/masukan dipimpin DR. Dra. Siti Karlinah, anggota MWA," kata Ketua MWA Rudiantara melalui aplikasi percakapan WhatsApp. (Catur Ratna Wulandari, Dhita Seftiawan)***

Bagikan: