Pikiran Rakyat
USD Jual 14.223,00 Beli 13.923,00 | Sebagian berawan, 20.4 ° C

Aturan Baru Seleksi PTN, Siswa yang Lulus SNMPTN dilarang Daftar Jalur SBMPTN

Dhita Seftiawan
ILUSTRASI pendidikan.*/REUTERS
ILUSTRASI pendidikan.*/REUTERS

JAKARTA, (PR).- Calon mahasiswa yang lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dilarang mendaftar lagi ke jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Hal tersebut berbeda dengan tahun lalu sebelum Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi resmi membentuk Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) 2019. 

Ketua LTMPT Ravik Karsidi mengimbau, karena aturan baru tersebut, pihak sekolah harus segera mengisi, memverifikasi dan memfinalisasi data di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Pasalnya, PDSS merupakan satu-satunya rujukan bagi LTMPT untuk menentukan siswa yang lulus melalui jalur prestasi akademik atau SNMPTN.

“Hingga saat ini masih minim jumlah sekolah yang mengisi PDSS. Padahal, bagi siswa pendaftar yang sudah diterima melalui jalur SNMPTN tidak diperbolehkan mendaftar lagi ke jalur SBMPTN," kata Ravik, di Jakarta, Senin, 21 Januari 2019.

Data statistik PDSS per 18 Januari 2019 menunjukan, dari 27.057 sekolah yang terdaftar di PDSS, jumlah yang sudah mengisi data baru 13.662 dan sekolah yang belum mengisi data sebanyak 13.395 sekolah. Jumlah sekolah yang sudah melakukan finalisasi sebanyak 1.327 sekolah dan jumlah siswa yang sudah melakukan verifikasi sebanyak 50.978 siswa.  

"Memperhatikan jadwal pengisian PDSS tinggal empat hari lagi, yaitu sampai tanggal 25 Januari 2019, maka diimbau kepada sekolah dan siswa yang belum melakukan pengisian data dan verifikasi diharap segera melakukan pengisian data dan verifikasi sebagaimana diatur dalam mekanisme SNMPTN 2019,” ujar Ravik.

Ia meminta agar sekolah dan siswa memperhatikan tahapan berikutnya, yaitu pendaftaran SNMPTN 2019 yang dijadwalkan dimulai pada 4-14 Februari 2019. Adapun pemeringkatan peserta SNMPTN 2019 akan dilakukan LTMPT. "Pada tahap pendaftaran ini, siswa dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN, atau masing-masing satu prodi dari dua PTN," ucapnya.

Laman resmi

Daftar program studi dan daya tampung pada SNMPTN 2019 dapat dilihat di laman resmi LTMPT https://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran. Ravik mengingatkan, para peserta SNMPTN yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga diwajibkan mengunggah portofolio. “Perlu diketahui oleh masyarakat luas, bahwa untuk mengikuti SNMPTN 2019 tidak dipungut biaya apa pun,” katanya.

Pemerintah sepenuhnya menanggung biaya penyelenggaraan SNMPTN 2019. Pengumuman SNMPTN akan dilakukan pada 23 Maret  2019. Kepada para siswa calon peserta disarankan untuk membaca secara cermat semua informasi dan tata cara pendaftaran SNMPTN pada laman https://www.ltmpt.ac.id atau https://www.snmptn.ac.id.

LTMPT

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menuturkan, pembentukan LTMPT untuk mengelola dan mengolah data calon mahasiswa seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh rektor PTN. LTMPT juga wajib menggelar Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) dan menyampaikan hasil UTBK kepada peserta dan PTN tujuan. 

Menurut dia, adanya LTMPT yang akan menyelenggarakan UTBK  di antaranya untuk mengurangi kesalahan pengisian identitas, kode soal dan pengisian lembar jawaban. UTBK dapat dilaksanakan di 74 lokasi pusat layanan UTBK PTN, sebanyak 10 kali layanan tes.

“Hasil UTBK diserahkan kepada peserta secara individu 10 hari setelah pelaksanaan tes dan setiap peserta dapat mengikuti tes maksimal 2 kali. Hasil tes ini dijadikan syarat bagi siswa untuk mendaftar ke perguruan tinggi,” ujarnya.***

 

Bagikan: