Pikiran Rakyat
USD Jual 14.353,00 Beli 14.053,00 | Cerah berawan, 27 ° C

Lewat Jalur SBMPTN 2019, Calon Mahasiswa ISBI tak Perlu Tes Keterampilan

Catur Ratna Wulandari
MAHASISWA penampil  Colourful of Music di Gedung Kesenian Sunan Ambu Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Jalan Buahbatu, Kota Bandung, Kamis 3 Mei 2018./SATIRA YUDATAMA/PR
MAHASISWA penampil Colourful of Music di Gedung Kesenian Sunan Ambu Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Jalan Buahbatu, Kota Bandung, Kamis 3 Mei 2018./SATIRA YUDATAMA/PR

BANDUNG, (PR).- Seperti tahun sebelumnya, Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Bandung menerima mahasiswa baru dari tiga jalur. Bedanya, tahun ini calon mahasiswa yang mendaftar lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tak perlu menempuh tes keterampilan. Calon peserta cukup mengunggah portofolio.

Rektor ISBI Bandung Een Herdiani mengatakan, perubahan itu seiring dengan perubahan mekanisme seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang mulai tahun ini dilaksanakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). "Sekarang calon mahasiswa tes dulu. Setelah mendapatkan nilai baru menentukan perguruan tinggi, baru mendaftar," kata Een saat ditemui di Kampus ISBI Bandung, Jalan Buahbatu, Jumat 11 Januari 2019.

Tahun ini, ISBI menerima mahasiswa baru dari tiga jalur, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), SBMPTN, dan seleksi mandiri. Komposisi dari ketiga jalur itu mengikuti aturan yang ditentukan pusat yaitu 20 persen dari SNMPTN, 40 persen dari SBMPTN, dan 30 persen dari seleksi mandiri.

Pelaksanaan tes yang berbesa tahun ini, kata Een, peserta seleksi lewat jalur SBMPTN tak lagi mengikuti tes keterampilan. Mereka cukup mengunggah portofolionya, di samping mengikuti Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK). "Portofolio bisa berupa foto, video, juga piagam penghargaan," katanya.

Tahun lalu, calon mahasiswa perguruan tinggi seni seperti ISBI Bandung yang mendaftar lewat jalur SBMPTN harus menempuh tes keterampilan. Mulai tahun ini tes tersebut ditiadakan. 

Sementara itu, calon mahasiswa yang masuk halur seleksi mandiri harus menempuh tes akademik, tes keterampilan, juga tes fisik. "Di seleksi mandiri masih ada tes. Ketentuan pemerintah pusat memang menyebut seleksi mandiri dapat menggunakan hasil tes SBMPTN. Tapi kami tetap ada tes," tuturnya.

Peminat ISBI lewat jalur SBMPTN meningkat

Sejak 2017 penerimaan mahasiswa baru ISBI melalui SBMPTN. Sedangkan jalur SNMPTN dimulai 2018. Sejak saat itu pendaftar ISBI semakin meningkat. Sayangnya, keterbatasan bangku dan fasilitas yang tersedia hanya bisa menampung 700 mahasiswa yang tersebar di 10 jurusan.

Een mencontohkan, jumlah pendaftar jurusan seni rupa murni tahun lalu sampai 300 orang. Padahal daya tampungnya hanya 40 orang. Demikian pula dengan jurusan film dan televisi. "Pedaftarnya 800 orang lebih. Sementara yang diterima hanya 60 orang, hanya dua kelas," katanya.

Ia menambahkan, kualitas mahasiswa yang masuk lewat model seleksi SBMPTN tahun lalu cukup menggembirakan. Mereka mempunyai kemampuan akademis dan keterampilan yang bagus. Sementara siswa dari jalur SNMPTN biasanya mempunyai kemampuan akademis yang lebih menonjol. Kemampuan keterampilan akan terasah selama proses pendidikan.

Een mengatakan, saat ini ISBI Bandung tengah mengkaji kriteria khusus yang harus dimiliki calon mahasiswa lewat jalur SBMPTN tahun ini. Hal ini tak lain untuk menjaga agar kualitas calon mahasiswa yang mendaftar ke ISBI sesuai dengan yang diharapkan meski tak melalui tes keterampilan.***

Bagikan: