Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Umumnya berawan, 24.4 ° C

Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 Gunakan Sistem Baru

Dhita Seftiawan
Ilustrasi/DOK PR
Ilustrasi/DOK PR

JAKARTA, (PR).- Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir resmi meluncurkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Peluncuran dilakukan langsung Menristekdikti Mohamad Nasir dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kemenristekdikti 2019 di Gedung Profesor Soedarto, Universitas Diponegoro, Semarang. LTMPT merupakan lembaga permanen yang melaksanakan sistem baru seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Nasir mengklaim, LTMPT sebagai terobosan dalam meningkatkan kredibilitas proses seleksi masuk perguruan tinggi. Ia optimistis sistem baru tersebut jauh lebih kredibel sehingga dapat menjaring calon mahasiswa di perguruan tinggi negeri yang lebih baik. Pasalnya, LTMPT dibentuk sebagai penyelenggara tes masuk perguruan tinggi negeri yang fokus mengembangkan instrumen tes masuk perguruan tinggi.

“Hal ini merupakan terobosan yang luar biasa setelah melalui berbagai kajian. Memang ujian masuk perguruan tinggi dari waktu ke waktu mengalami perubahan, namun sejatinya tidak ada perubahan di dalamnya. Kami berharap dengan sistem ini seluruh siswa SMA/SMK/MAN di Indonesia dapat memiliki kesempatan yang sama masuk perguruan tinggi terbaik, tidak melulu siswa dari sekolah dengan fasilitas yang baik dan lengkap,” kata Nasir dalam siaran pers di Jakarta, Minggu 6 Januari 2019.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Kadarsah Suryadi menjelaskan, LTMPT wajib melaksanakan tes yang kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel. LTMPT berfungsi untuk membantu perguruan tinggi memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

“Model dan proses seleksi yang dikembangkan LTMPT mengacu pada prinsip adil, transparan,fleksibel, efisien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital,” kata Kadarsah.

Tugas LTMPT

Ia menuturkan, LTMPT memiliki 3 tugas, yakni mengelola dan mengolah data calon mahasiswa untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh rektor PTN. Kedua, melaksanakan UTBK dan terakhirmenyampaikan hasil UTBK kepada peserta dan PTN tujuan. 

Keuntungan bagi masyarakat dengan adanya LTMPT yang akan menyelenggarakan UTBK  di antaranya, ujian berbasis komputer mengurangi kesalahan pengisian identitas, kode soal dan pengisian lembar jawaban. UTBK dapat dilaksanakan di 74 lokasi pusat layanan UTBK PTN, sebanyak 10 kali layanan tes. “Hasil UTBK diserahkan kepada peserta secara individu 10 hari setelah pelaksanaan tes dan setiap peserta dapat mengikuti tes maksimal 2 kali,” ujarnya. 

Ketua LTMPT Ravik Karsidi menyebutkan, website LTMPT sudah bisa diakses masyarakat luas untuk memperoleh informasi lengkap mengenai kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN 2019. “Dengan dipencetnya tombol tadi oleh Menristekdikti, maka website kami sudah bisa diakses masyarakat luas. Sudah bisa dilihat timeline dan tanggal-tanggal penting pelaksanaan seleksi masuk PTN 2019,” ucapnya

Kepada siswa dan sekolah atau masyarakat diharapkan memperhatikan secara cermat kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN 2019. Untuk kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN 2018 yaitu, Pengisian dan Verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) 4-25 Januari 2019; Pendaftaran SNMPTN 4-14 Februari 2019; dan pengumuman hasil SNMPTN 23 Maret 2019.

Bagi yang akan mendaftar SBMPTN 2019 maka tes masuk melalui UTBK dengan jadwal : Pendaftaran 1 Maret - 1 April 2019; Pelaksanaan Tes 13 April - 26 Mei 2019; Pengumuman Hasil UTBK 23 April-2 Juni 2019. Pelaksanaan tes dilakukan pada Sabtu dan Minggu dengan sesi tes terdiri dari sesi pagi dan sesi siang. Adapun, kerangka waktu pelaksanaan SBMPTN 2019 dijadwalkan; Pendaftaran pada tanggal 10-24 Juni 2019; dan Pengumuman Hasil SBMPTN pada 9 Juli 2019. ***

 

Bagikan: