Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sedikit awan, 25.5 ° C

Bagir Manan: Pengubahan Aturan Pilrek Unpad Tak Bisa Batalkan Keputusan MWA Sebelumnya

Catur Ratna Wulandari
Gedung Rektorat Unpad.*/ADE MAMAD/PR
Gedung Rektorat Unpad.*/ADE MAMAD/PR

BANDUNG, (PR).- Pengubahan aturan Pemilihan Rektor Universitas Padjadjran seharusnya tidak boleh membatalkan keputusan Majelis Wali Amanat sebelumnya. Peraturan baru yang dibuat pada proses pemilihan semestinya berlaku untuk pemilihan selanjutnya.

Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran Bagir Manan usai bertemu dengan MWA Unpad di Jalan Cimandiri 14 Kota Bandung, Jumat, 4 Januari 2019. Ia mengatakan, pertemuan itu mendiskusikan aspek hukum Pilrek Unpad Periode.

"Asumsinya sederhana apakah yang dilakukan MWA sudah sesuai aturan atau tidak. Bahwa ada keinginan untuk mempertimbangkan mengubah peraturan, membuat prosedur baru pemilihan itu ya boleh saja, tapi ada prinsip aturan baru tak berlaku surut. Tidak boleh meniadakan keputusan yang sudah diambil secara sah sebelumnya," tutur Bagir.

Ia mengatakan, sepanjang MWA sudah mengambil keputusan secara benar, baik substansi maupun prosedur, maka keputusan itu sah. Jika proses pemilihan diulang, maka harus dibuktikan terlebih dahulu bahwa keputusan yang lalu melanggar hukum.

"Hukum yang ada pada waktu itu, bukan hukum yang dibuat sekarang," kata mantan Ketua Mahkmah Agung itu.

Ia menegaskan, jika apa yang diputuskan MWA sudah sesuai aturan maka sepatutnya semua pihak menghormati keputusan yang telah diambil. "Kecuali kalau mereka (MWA) tidak karuan," ujarnya.

Sekretaris Eksekutif MWA Unpad Erri Megantara mengatakan, pendapat Bagur Manan ini menjadi bekal saat pembahasan Pilrek Unpad pada Rapat Pleno MWA nanti. "Opini hukum ada banyak, ke siapa lagi mencari pencerahan? Kami cari pencerahan ke begawan hukumnya," katanya.

Dari diskusi itu pula, Erri mengatakan, tak perlu khawatir adanya pelaksana tugas rektor. Sebab Plt baru ditunjuk jika sampai masa jabatan rektor habis belum ada rektor terpilih. Jabatsn rektor habis pada April mendatang. Jika tak terpilih 13 Januari, tak serta-merta ditunjuk Plt.

Jika mengacu pada tahapan pemilihan, Erri mengatakan, tinggal satu tahap saja untuk mendapatkan rektor terpilih. Yakni pemilihan dan penetapan rektor terpilih.

Rapat Pleno MWA Unpad akan digelar Senin (7/1/2019) di Jakarta, bertempat di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informasi. Erri mengatakan, agenda pleno itu masih sama dengan sebelumnya yaitu membahas kelanjutan Pilrek Unpad, penetapan pergantian antar waktu, serta membahas aturan rapat pleno.***

Bagikan: