Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Langit umumnya cerah, 15.5 ° C

ITB Buka Seleksi Mandiri Tahun 2019

Sarnapi

BANDUNG, (PR).- Pada 2019, ITB akan membuat terobosan dengan membuka seleksi mandiri selain SNMPTN (Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri) maupun SBMPTN (Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri).

Seleksi man­diri juga memiliki Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sama dengan hasil SNMPTN dan SBMPTN yakni antara Rp 0 sampai dengan Rp 12,5 juta per semester sedangkan UKT Sekolah Bisnis dan Manajemen antara Rp 0 sampai Rp 20 juta per semester.

”Adanya seleksi mandiri ini disebabkan banyaknya peserta SNMPTN dan SBMPTN yang memiliki nilai tinggi, tetapi tersisihkan atau tak lulus,” kata Direktur Eksekutif Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa dan Kerja Sama Pendidikan, Mindriany Syafila, didampingi Wakil Direktur Eksekutif Pengelolaan Mahasiswa dan Kerja Sama Pendidikan untuk prog­ram S-1, Ahmad Syarif di Ruang Pimpinan ITB, Kota Bandung, Senin 10 Desember 2018.

Dia mengatakan, pembukaan seleksi man­diri juga di­sebabkan adanya pem­benah­an seleksi penerimaan mahasiswa ba­ru yang dila­ku­kan Kemenristekdikti.

”Mi­s­alnya, se­­luruh seleksi ha­­rus berbasis Ujian Tulis Berbasis Komputer ­(UTBK) dan dikelola Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Ujian mandiri akan dilakukan setelah pelaksanaan ­SNMPTN maupun SBMPTN agar memberikan kesempatan baru bagi yang tidak lulus di kedua seleksi itu,” ujarnya.

Ikut SBMPTN 2019



Syarat untuk mengikuti seleksi mandiri ITB, kata Mindriany, yakni siswa harus me­miliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan memiliki data prestasi akademik di Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS).

”Peminat seleksi mandiri juga diharuskan ikut SBMPTN tahun 2019 sehingga memi­liki UTBK. Bah­kan, siswa lu­lusan tahun 2017 dan tahun 2018 juga bisa ikut seleksi man­­diri de­ngan syarat ikut SBMPTN 2019 agar mem­­peroleh UTBK,” ujarnya.

Pendaftaran seleksi mandiri dilakukan dalam jaringan (daring/online) di usm.itb.ac.id. ”Biaya pendaftaran seleksi man­diri untuk program nonfakultas seni rupa dan desain (FSRD) sebesar Rp 100.000 per orang sedangkan biaya pendaftaran ujian seleksi mandiri bagi FSRD dikenakan Rp 150.000 per orang,” katanya.

Pendaftaran seleksi mandiri ITB, kata Mindriany, dilakukan dari 15 Juni-12 Juli 2019 dengan tes keterampilan bagi pe­minat FSRD dari 13-14 Juli 2019.

”Untuk pengumuman kelulusan ujian seleksi mandiri pada 18 Juli 2019 di laman usm.itb.ac.id. Untuk jumlah kuota mahasiswa jalur seleksi man­diri baru bisa diketahui pada Januari 2019 setelah adanya masukan dari masing-ma­sing program studi yang ada,” ujarnya.

Mengenai uji keterampilan yang biasa dilakukan untuk program seni dan olah raga, menurut Mindriany, dalam ­SNMPTN dan SBMPTN tahun 2019 didasarkan pada kriteria seleksi yang ber­laku secara nasional.

”Sementara itu, ITB memiliki kriteria khusus lain dalam pro­ses seleksi calon mahasiswa FSRD terkait dengan potensi kreatif dan kemampuan merespons sti­mulus spontan sehingga kami tetap me­lakukan uji keterampilan,” katanya.

Dia berharap, adanya seleksi mandiri ini dapat memberikan kesempatan yang berimbang dan adil bagi siswa seluruh In­donesia.

”Untuk kuota mahasiswa ba­ru yakni FSRD sebanyak 30% dari ­SNM­P­T­N­, 40% SBMPTN, 30% seleksi man­diri. Sementara itu, 11 fakultas lain non-FSRD dengan kuota SNMPTN dan SBMPTN masing-masing 40% dan 20% seleksi mandiri,” katanya.***

Bagikan: