Pikiran Rakyat
USD Jual 14.598,00 Beli 14.500,00 | Umumnya berawan, 28.3 ° C

Mahasiswa FMIPA UI Temukan Metode Baru untuk Deteksi Cadangan Minyak

Yusuf Wijanarko

DEPOK, (PR).- Tiga mahasiswa jurusan Geografi dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) menemukan cara untuk mengetahui titik lokasi/daerah berpotensi minyak dengan menggunakan metode pengamatan fenomena rembesan mikro hidrokarbon melalui citra satelit Landsat 8 dan Sentinel 2.

Metode baru dalam proses pendeteksian yang dilakukan oleh ketiga mahasiswa UI ini menjanjikan keuntungan yang lebih besar karena prosesnya yang cepat, dapat dilakukan pada berbagai skala, berisiko rendah dan lebih murah jika dibandingkan dengan metode eksplorasi konvensional (dengan menggunakan metode seismik, evaluasi geologi subsurface, dan komputasi data geofisika) yang terbukti memakan biaya yang mahal dan berisiko cukup tinggi.

Ketiga mahasiswa Geografi UI tersebut adalah Muhammad Iqbal Januadi Putra, Diki Nurul Huda, dan Fida Afdhalia di bawah bimbingan Dosen Geografi UI Dr. Supriatna, M. T.

Muhammad Iqbal selaku ketua tim menuturkan, “Fenomena rembesan mikro hidrokarbon minyak dan gas merupakan fenomena umum terjadi pada wilayah dengan keberadaan reservoir minyak dan gas bumi onshore, dan keberadaan rembesan ini biasanya ditandai oleh beberapa gejala anomali yang peka terhadap spektrum panjang gelombang tertentu sehingga dapat dideteksi oleh citra satelit. Dari sini, kami terinspirasi untuk mendeteksi adanya Reservoir Minyak dan Gas Onshore dengan menggunakan citra Landsat 8 dan Sentinel 2, yang mana kedua citra satelit tersebut belum pernah dilakukan dan digunakan oleh siapapun sebelumnya.”

Penelitian yang dilakukan oleh ketiga mahasiswa Geografi UI ini diharapkan mampu menjadi solusi atas permasalahan menurunnya cadangan migas di Indonesia melalui sumbangsih dalam metode eksplorasi yang jauh lebih murah, cepat, dan berisiko rendah. "Sehingga ke depannya dapat dengan mudah ditemukan sumber-sumber cadangan migas baru di Indonesia,” ujarnya.***

Bagikan: