Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 23 ° C

Ambarwati Guru Berprestasi Kota Bekasi

Riesty Yusnilaningsih
Ambarwati (kiri) guru seni SMAN 2 Kota Bekasi berfoto bersama Ketua MKKS SMA Kota Bekasi Ekowati selaku penyelenggara seleksi guru berprestasi tingkat Kota Bekasi.*
Ambarwati (kiri) guru seni SMAN 2 Kota Bekasi berfoto bersama Ketua MKKS SMA Kota Bekasi Ekowati selaku penyelenggara seleksi guru berprestasi tingkat Kota Bekasi.*

BEKASI, (PR).- Guru seni SMAN 2 Kota Bekasi Ambarwati, terpilih sebagai delegasi Kota Bekasi yang akan berjuang pada seleksi guru berprestasi tingkat provinsi Jawa Barat. Ambarwati membukukan poin paling tinggi di antara total delapan kandidat yang berpartisipasi pada seleksi tingkat Kota Bekasi.

"Hasil serangkaian tes yang digelar maraton sepanjang Selasa, 24 April 2018, Ambarwati yang mencatatkan poin tertinggi sehingga diputuskan sebagai utusan Kota Bekasi untuk seleksi tingkat provinsi," kata Ketua Penyelenggara seleksi Ekowati, Rabu, 25 April 2018.

Ada lima indikator penilaian terhadap para kandidat, yakni protofolio, penilaian kinerja guru, best practice, wawancara, dan tes tulis. Total poin yang dibukukan Ambarwati dari kelima indikator tesebut ialah 189.

Setelah tampil sebagai peraih skor terbesar seleksi tingkat Kota Bekasi, Ambarwati akan berjuang di tingkat provinsi Jabar yang tahapannya mulai bergulir Rabu, 25 April 2018 ini, berupa penyerahan portofolio ke Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Seleksi lanjutan digelar di Hotel Pesona Bamboe Lembang, 2-5 Mei 2018.

Ekowati yang juga menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Kota Bekasi mengatakan, pertimbangannya mengikutsertakan Ambarwati pada seleksi guru berprestasi tingkat Kota Bekasi karena banyak prestasi yang sudah dipersembahkan untuk SMAN 2 Kota Bekasi.

"Bu Ambar melatih siswa di bidang seni hingga bisa meraih prestasi saat berlaga dalam sejumlah kompetisi. Salah satunya ialah saat Etniez Choir meraih emas pada gelaran Penabur International Choir Festival 2017," ucapnya.

Kepala Seksi Pengawasan Cabang Dinas Pendidikan Jabar Wilayah III Mawar selaku salah satu penilai mengatakan, rangkaian seleksi perlu dilakukan sebelum menentukan kandidat yang akan mewakili Kota Bekasi.

"Jadi tidak hanya portofolio saja yang baik, tapi saat praktik presentasi juga kinerja yang ditunjukkan sebelum seleksi juga merupakan bahan penilaian," katanya.

Dengan dilakukannya seleksi ketat, diharapkan kandidat yang mewakili Kota Bekasi bisa meraih prestasi terbaik di skala Jabar, bahkan mungkin nasional.***

Bagikan: