Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 31.1 ° C

Ribuan Siswa Ini Ikuti Ujian Hafalan Juz Amma

Sarnapi
PARA siswa SD Assalaam menghadapi penguji dalam uji hafalan juz amma di Aula SD Assalaam, Jalan Sasakgantung, Kota Bandung, Jumat 24 November 2017.*
PARA siswa SD Assalaam menghadapi penguji dalam uji hafalan juz amma di Aula SD Assalaam, Jalan Sasakgantung, Kota Bandung, Jumat 24 November 2017.*

BANDUNG, (PR).- Ribuan siswa SD Assalaam, Jalan Sasakgantung, Kota Bandung, mengikuti uji hafalan Alquran juz 30 (juz amma) sebagai syarat untuk mendapatkan nilai Pendidikan Agama Islam (PAI). Ujian ini merupakan tradisi dan ciri khas SD Assalaam agar bisa membentuk anak-anak yang mencintai Alquran.

"Uji hafalan Juz Amma bagi siswa kelas I sampai V. Sedangkan kelas VI uji membaca Alquran karena di kelas lima harus sudah hafal Juz Amma," kata Kepala SD Assalaam, Imanudin. Ia didampingi ketua panitia, Ahmad Syihabuddin, Jumat 24 November 2017.

Untuk siswa kelas I, kata Imanuddin, ujian hafalan sebanyak delapan surat dari QS Annaas sampai Al-Ma'un. Kelas II, ujiannya empat surat dari QS Alzalzalah sampai Al Alaq. Kelas III dari QS Asy-Syam sampai Alfajr. Kelas IV QS Athariq sampai Al Insyiqaq. Sedangkan kelas V dari QS Abasa dan Annaziat.

Jumlah siswa kelas I sampai kelas V yang diuji hafalan juz amma sebanyak 850 siswa. Sedangkan kelas VI sejumlah 153. "Untuk pentashih atau penguji berasal dari TPQ Assalaam yang mengerahkan 18 ustaznya," ujarnya.

Penilaian hafalan



Menurut Ahmad, siswa yang bisa lulus ujian hafalan akan mendapatkan nilai terbaik untuk PAI dan piagam penghargaan. "Bagi siswa yang belum baik hafalan dan bacaan Alqurannya akan mendapatkan bimbingan dan pendampingan lagi dari guru PAI," katanya.

Sedangkan seorang penguji, KH Thalabuddin mengatakan, untuk hafalan juz Amma penilaian pada makhraj, tajwid, tartil (langgam), dan kemampuan hafalan. "Jadi sekadar hafal melainkan juga tajwid dan makhrajnya harus benar," ujarnya.

Khusus kelas VI, menurut Thalabuddin, juga sama aspek penilaiannya meski membaca Alquran. "Para siswa langsung disuruh membaca sesuai dengan keinginan penguji sehingga mereka harus siap," katanya.***

Bagikan: