Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 29.1 ° C

Lulusan Pascasarjana Semakin Muda dan Cepat

Mukhijab
REKTOR UGM Prof Ir Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng menyalami wisaudawan dalam acara wisuda di Graha Sabha Pramana UGM, Rabu, 18 Oktober 2017.*
REKTOR UGM Prof Ir Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng menyalami wisaudawan dalam acara wisuda di Graha Sabha Pramana UGM, Rabu, 18 Oktober 2017.*

YOGYAKARTA, (PR).- Lulusan pendidikan tinggi pascasarjana makin cepat dan dalam usia muda. Situasi demikian sangat mendukung dalam proses peningkatan jumlah lulusan pendidikan pasca sarjana dan seleksi kepemimpinan. Profil lulusan pasca sarjana dalam relatif singkat tercemin dalam wisudawan periode Oktober 2017 di Universitas Gadjah Mada (UGM)

Wida Wahidah Mubarokah, mahasiswa pasca sarjana program studi (Prodi) Sains Veteriner Fakultas Kedokteran Hewan hanya memerlukan waktu kuliah selama 12 bulan 20 hari. Yenny Yokung Yong hanya memerlukan waktu 24 bulan 18 hari untuk menyelesaikan program spesialis kedokteran gigi pada Prodi Periodonsia, Fakultas Kedokteran Gigi. Kemudian Yandi Syukri dari Prodi Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi menyelesaikan program doktor hanya dalam waktu waktu 36 bulan atau tiga tahun.

Pada periode Oktober ini, UGM mewisuda sebanyak 2.175 lulusan program pascasarjana. Dari total wisudawan, rerata menjalankan kuliah relative singkat. Program pascasarjana strata dua (S2) selama 2 tahun 9 bulan, spesialis 4 tahun 3 bulan dan program doktor 5 tahun 2 bulan. 

Dari segi usia, wisudawan S2 (Mohammad Fajar Marzuki) dari Prodi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam usia 22 tahun 8 bulan. Wisudawan spesialis dokter gigi anak dari Fakultas Kedokteran Gigi (Septriyani Kaswindiarti) usia 28 tahun 27 hari. Rony Marsyal Kanda dari Prodi Veteriner Fakults Kedokteran Hewan diwisuda dalam usia 30 tahun 7 bulan 8 hari.

Pelaksanaan wisuda 2.175 lulusan pasca sarjana (1.999 master, 95 spesialis, dan 81 doktor) tersebut dilaksanakan di Graha Sabha Pramana UGM dibagi menjadi dua periode. Yaitu Rabu dan Kamis (18-19) Oktober 2017. Wisuda gelombang pertama sebanyak 915 orang lulusan.

Menjadi pemimpin



Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng menyatakan para lulusan pascasarjana harus tampil terdepan menjadi pemimpin yang berkualitas di tengah masyarakat. Sebagai lulusan perguruan tinggi dalam usia relatif muda, mereka harus tampil dengan integritas modal yang tinggi.

Sesuai dengan latar belakangnya yang beragam, lanjut dia, para master dan doktor secara spesialis harus mengembangkan keilmuannya dalam beragam sektor, baik dalam institusi pendidikan maupun industri.

Dia mengingatkan para master, doktor dan spesialis dari kalangan muda di tengah masyarakat jangan menjadi pengganggu inovasi atau kemajuan. Kemudian mereka harus peka terhadap perkembangan dan kemajuan teknologi agar perusahaan miliknya sendiri maupun perusahaan tempatnya bekerja tidak mengalami gagap teknologi atau disruptive innovation karena ketinggalan dengan teknologi baru.

Disruptif dari teknologi menjadi momok maupun ancaman kemajuan perusahaan. Kalangan usahawan yang ditakuti sebenarnya bukan pesaing atau kompetitor melainkan isrupsi teknologi baru yang mampu membuat pola layanan sudah dimiliki menjadi usang seketika. Karena situasi demikian pangsa pasar perusahaan diam seketika atau mengalami kejutan.

Dia menambahkan, peran para lulusan pasca sarjana perguruan tinggi harus melakukan inovasi bagi perusahaannya. Maupun perusahaan tempatnya bekerja agar eksistensinya terjaga bukans sebaliknya perusahaan ambruk sebagai dampak tidak bisa menyesuaikan dengan teknologi baru.

Kemudian para lulusan pasca sarjana harus tampil sebagai pelopr dalam kerjasama dan sinergi secara inovasi di berbagai sector. Sesuai dengan kapasitas dan keahliannya masing-masing.***

Bagikan: