Pikiran Rakyat
USD Jual 14.273,00 Beli 13.973,00 | Umumnya cerah, 23.2 ° C

Ini Jadwal dan Alur PPDB 2017 Kota Bandung

Siska Nirmala Puspitasari

BANDUNG, (PR).- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 akan segera berlangsung. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Bandung, jadwal pendaftaran untuk jalur non akademik SMP/MTs berlangsung lebih dulu pada 5-8 Juni 2017.

Adapun untuk jalur akademik SMP/MTs akan berlangsung pada 3-7 Juli 2017 mendatang. Sementara itu untuk pendaftaran PPDB TK/RA dan SD/MI akan berlangsung pada 3-7 Juli 2017 mendatang.

Pendaftaran dapat diperpanjang jika kuota akademik belum terpenuhi. 

Untuk PPDB 2017 ini, Pemerintah Kota Bandung juga telah menetapkan bahwa kuota rombongan belajar (rombel) untuk SD adalah maksimal 24 rombel. Masing-masing rombel maksimal terdiri dari 28 siswa, dan minimal 20 siswa. 

Sementara untuk SMP, jumlah maksimal adalah 33 rombel, dengan masing-masing terdiri dari maksimal 32 siswa.

Sistem PPDB SMP/MTs



Sistem PPBD SMP/MTs terbagi dalam dua jalur. Yakni jalur akademik dan non akademik.

Untuk jalur akademik, Pemerintah Kota Bandung membatasi kuota pendaftar dari luar daerah sebanyak 10 persen. Sementara untuk siswa pendaftar dari dalam daerah, kuota minimal sebesar 40 persen. Adapun dokumen seleksi yang dibutuhkan adalah rapot, nilai USBN, dan jarak.

Sementara itu untuk jalur non akademik, terbagi untuk peserta Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP), dan non RMP. untuk pendaftar jalur non akademik RMP, pemerintah Kota Bandung menetapkan kuota minimal sebanyak 20 persen dengan persyaratan seleksi yakni kartu jaminan sosial atau SKTM, dan jarak.

Sementara untuk pendaftar jalur non akademik non RMP, terdiri dari peserta prestasu (kuota 5 persen), undang-undang (kuota 4,5 persen), inklusi (kuota 0,5 persen), serta MoU (kuota dari pendaftar).

Berikut adalah persyaratan pendaftaran jalur Akademik

Persyaratan Umum

1. Menyerahkan kartu USBN Asli 

2. Salinan Akte Kelahiran

3. Salinan kartu tanda penduduk orang tua

4. Salinan kartu keluarga

5. menunjukkan kartu tanda penduduk dan atau kartu keluarga asli Calon Peserta Didik

6. Koordinat Jarak dari rumah pendaftar ke sekolah yang dituju

Untuk SMP/MTs ditambah persyaratan:

1. Menyerahkan foto copy rapot dilegalisir kelas 4 (semester 1 dan 2), kelas 5 (semester 1 dan 2), dan kelas 6 semester 1, dan menunjukkan rapot asli

2. Nilai USBN

 

Sementara itu persayaratan untuk jalur Non Akademik RMP,

Persyaratan Umum:

1. Menyerahkan kartu peserta USBN asli

2. Salinan Akte Kelahiran

3. Salinan kartu tanda penduduk orang tua

4. Salinan kartu keluarga

5. menunjukkan kartu tanda penduduk dan atau kartu keluarga asli Calon Peserta Didik

6. Koordinat Jarak dari rumah pendaftar ke sekolah yang dituju

Persyaratan khusus RMP:

1. Data dari Dinsos atau menunjukkan salah satu surat keterangan jaminan sosial/SKTM.

 

Adapun Persyaratan Non Akademik Non RMP,

Persyaratan Umum:

1. Menyerahkan kartu peserta USBN asli

2. Salinan Akte Kelahiran

3. Salinan kartu tanda penduduk orang tua

4. Salinan kartu keluarga

5. menunjukkan kartu tanda penduduk dan atau kartu keluarga asli Calon Peserta Didik

6. Koordinat Jarak dari rumah pendaftar ke sekolah yang dituju

Persyaratan khusus non RMP:

1. Jalur prestasi menyerahkan sertifikat kejuaraan, dan mengikuti tes kompetensi

2. Jalur MoU menyerahkan surat keterangan dari instansi terkait atau pimpinan instansi

3. Jalur undang-undang menyerahkan surat keterangan dari sekolah, sertifikat sertifikasi

4. Jalur inklusi menyerahkan surat rekomendasi dari sekolah asal disertai hasil verifikasi pihak yang kompeten dalam bidang inklusif.

 

Perbedaan Sistem PPDB 2016 dan PPDB 2017



Masih berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Bandung, setidaknya terdapat enam perbedaan dalam sistem PPDB 2017, dibandingkan PPDB 2016 lalu. Keenam perbedaan tersebut yakni pada jalur RMP SMP, jalur prestasi, jalur MoU, jalur undang-undang, seleksi jalur akademik, dan pengaduan dan informasi.

Pada jalur RMP SMP misalnya, di PPDB 2016 lalu pendataan dilakukan terlebih dahulu oleh sekolah asal, baru kemudian dimasukan dalam database Disdik. Untuk jarak hanya berlaku pada batas pasingrade (PG). Sementara pada PPDB 2017, data yang digunakan adalah akumulasi dari data Dinsos, atau menunjukkan salah satu surat keterangan jaminan sosial/SKTM dan jarak.***



 

Bagikan: