Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 23.7 ° C

Insinyur Harus Ikut Sertifikasi Profesi

Sarnapi
BANDUNG,(PR).- Wakil Rektor dua Unisba, Rahmat Ceha menyatakan, lulusan teknik perguruan tinggi baru menyandang gelar sarjana teknik (ST) dan tidak akan bisa langsung meraih gelar insinyur. Untuk menjadi insinyur harus ikut pendidikan profesi insinyur dengan para pengajar harus bergelar insinyur profesional madya dan utama.

"Jangan puas hanya meraih gelar ST, namun harus ikut pendidikan profesi untuk mendapatkan gelar insinyur. Perguruan tinggi yang bisa memberikan gelar ST juga akreditasnya harus A atau B, sedangkan akreditasi C harus ada tugas tambahan kepada para lulusannya," kata Rahmat dalam seminar nasional insinyur muda di aula Unisba, Sabtu, 11 Februari 2017.

Setelah meraih gelar insinyur, kata Rahmat, maka harus ikut ujian untuk mendapatkan sertifikat Insinyur Profesional Muda sampai Insinyur Profesional Madya dan Insinyur Profesional Utama. "Sertifikat profesi hanya berlaku selama lima tahun. Salah satu kunci untuk mendapatkan sertifikat adalah rajin menuliskan pekerjaan profesinya dalam buku harian yang sudah ada aplikasi komputernya," ucapnya.

Adanya kewajiban ikut pendidikan profesi sampai sertifikasi insinyur agar tidak terjadi malpraktik insinyur. "Jangan sampai membangun jembatan, jalan, bangunan, atau pekerjaan teknik lainnya dengan mutu yang rendah," katanya.***
Bagikan: