Pikiran Rakyat
USD Jual 14.006,00 Beli 14.104,00 | Sedikit awan, 25.1 ° C

Kuningan Ciptakan Sekolah-sekolah Unggulan

Anwar Effendi
KUNINGAN, (PR).- Wakil Bupati Kuningan, Dede Sembada mengatakan, Kuningan terus berupaya mewujudkan visi dan misi sebagai kabupaten pendidikan. Berbagai upaya telah ditempuh, di antaranya mendorong sejumlah sekolah memiliki keunggulan, di samping menjembatani jalinan kerja sama sekolah dengan dunia industri.

Diungkapkan Dede, tidak ada masalah dengan adanya pengalihan wewenang dalam pengelolaan sekolah menengah ke pemerintah provinsi. Kebijakan itu tidak lantas memilah-milah dalam pembinaan anak didik di Kuningan. Yang terjadi, Pemkab Kuningan tetap menyiapkan anak didik yang unggul di setiap jenjang pendidikan.

"Demikian juga pada sekolah menengah kejuruan (SMK), Pemkab Kuningan tetap memberi perhatian. Cuma, untuk pendirian SMK baru, apalagi yang dibangun pihak swasta, disarankan harus bisa membangun jejaring dulu. Ini terkait dengan masa depan atau lulusan yang nantinya dihasilkan. Jika pengelola SMK sudah memiliki jejaring, tentunya memudahkan dalam membantu penyaluran lulusannya," kata Dede seusai meresmikan kerja sama program transfer teknologi dari PT Honda Prospect Motor (HPM) kepada SMK Negeri 3 Kuningan, Jumat 28 Januari 2017.

Nota kesepahamanan ditandatangani oleh Presiden Direktur PT HPM Tomoki Uchida dan Kepala SMKN 3 Kuningan, H.M. Riono di kampus sekolah setempat. Hadir dalam kesempatan itu Marketing & Aftersales Service Director PT HPM Jonfis Fandy dan Direktur Honda Bandung Center (HBC) Iwan Tjandradinata.

Dalam program tersebut PT Honda Prospect Motor (HPM) tidak hanya membantu pengadaan peralatan praktik siswa, tapi juga memberikan training dan on job taining (OJT) kepada guru-guru SMKN 3 Kuningan. Untuk proses belajar dan praktik di SMKN 3 Kuningan Honda membantu pengadaan 1 unit mobil Honda Brio Satya, Shop manual, Common tools dan special tools, serta informasi teknologi sebagai bahan training.

Menurut Dede, program kerja sama antara PT HPM dengan SMKN3 Kuningan bisa diikuti SMK lainnya yang ada di Kuningan. Pemkab akan membantu untuk menarik dunia industri lainnya agar mau membantu dan mendukung program-program yang dijalankan pengelola SMK. Di sisi lain, pengelola SMK harus bisa membuktikan manfaat yang diterimanya dalam program kerja sama dengan dunia industri.

Sementara itu, Direktur Honda Bandung Center (HBC) Iwan Tjandradinata mengatakan, program kerja sama dengan sejumlah SMK akan terus berkelanjutan di seluruh Indonesia. Honda akan menyediakan mobil berikut peralatannya untuk kegiatan praktik para siswa. Secara nasioanl, Honda mengalokasikan 700 mobil seluruh Indonesia dan baru disalurkan 200 mobil.

"Jawa Barat merupakan daerah yang mendapat jatah yang lumayan besar untuk program pengadaan mobil praktik. Kita memang memberikan perhatian yang serius dalam program pendidikan. Dari program ini juga kita berharap ada imbal balik yang saling menguntungkan. Kita bantu menciptakan tenaga-tenaga terampil yang nantinya bisa dimanfaatkan," ujar Iwan.***
Bagikan: