Pikiran Rakyat
USD Jual 14.260,00 Beli 14.162,00 | Berawan, 22.2 ° C

Panitia Melarang Peserta SBMPTN Mengenakan Arloji

Dewiyatini
BANDUNG,(PR).- Selain alat komunikasi, peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) dilarang mengenakan arloji. Yang ada di atas meja hanya pensil 2B, penghapus, dan kartu ujian.

Ketua Panitia Lokal 34 Bandung Arry Bainus mengatakan tahun lalu ada peserta yang memprotes pemakaian arloji. Dikhawatirkan arloji tersebut sebagai alat komunikasi untuk berbuat curang. Namun untuk persoalan waktu, kata Arry, pengawas telah diinstruksikan untuk menginformasikan waktu setiap 15 menit kepada peserta.

Tahun ini, sebanyak 46.056 peserta yang mengikuti SBMPTN 2016 yang terdaftar di Panlok 34 Bandung. Jumlah tersebut terdiri dari 43.056 di Panlok Bandung dan 3.000 di Sub Panlok Tasikmalaya. Peserta yang mengikuti kelompok ujian saintek sebanyak 18.413 orang. Peserta kelompok ujian Soshum berjumlah 21.247 orang. Dan peserta kelompok ujian campuran 6.396 orang.

Di antara jumlah tersebut, ada 12 orang peserta yang berlebihan khusus dan 2 orang yang terpaksa mengikuti ujian dalam keadaan sakit.

"Mereka sakit demam berdarah dengue (DBD) dan sudah melapor sebelumnya. Yang satu,sudah dapat mengikuti ujian. Sedangkan yang satunya lagi tadi pagi oleh dokter dinyatakan tidak dapat mengikuti ujian karena komplikasi DBD dan Thypus," kata Arry dalam konferensi pers SBMPTN di Labtek V ITB Jalan Ganeca, Selasa 31 Mei 2016.

Arry menegaskan pihaknya tidak mentolerir adanya kecurangan saat seleksi. Peserta yang berbuat curang akan ditandai untuk didiskualifikasi. Demikian juga untuk pelaku perjokian akan ditetapkan sanksi serupa.***
Bagikan: