Penjualan Motor di ASEAN Babak Belur Dihajar Covid-19, Bagaimana Indonesia?

- 7 Oktober 2020, 14:30 WIB
ILUSTRASI penjualan motor Suzuki /Instagram.com/@dealersuzukimotor

PIKIRAN RAKYAT - Penjualan motor di daerah Asia Tenggara babak belur karena dihajar efek mematikan Covid-19.

Dikarenakan adanya kebijakan lockdown dan segala bentuk pembatasan lainnya, produsen otomotif kalang kabut karena kehilangan banyak penggemar setianya.

Hal ini membuat penjualan motor di daerah ASEAN terjun bebas pada tahun 2020 ini.

Baca Juga: Bukan Kaleng-kaleng, Vlogger AS ini Bikin Motor yang Bisa Jalan Dalam Air

Dari data yang dirilis Asean Automotive Federation pada Oktober 2020, penjualan motor di seluruh daerah Asia Tenggara pada periode Januari-Agustus 2020 hanya sebanyak 1.979.761 unit saja.

Itu turun 25,8 persen dibandingkan penjualan tahun sebelumnya di periode yang sama dimana angkanya mencapai 2.669.191 unit.

Bisa dibilang semua negara yang tergabung di dalam lembaga ini mengalami penurunan penjualan yang cukup drastis.

Baca Juga: Daftar Harga Motor Matik Honda 150 CC di Bulan Oktober 2020, Termurah Mulai Rp 24 Jutaan

Negara tetangga Malaysia adalah salah satu contoh.

Malaysia mencatatkan penjualan selama 8 bulan tahun 2020 mencapai angka 282.071 unit motor.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Portal Sulut

Wakil DPR RI Kunjungi Kotamobagu

29 November 2020, 14:03 WIB
X