Diluncurkan Tahun 1970, Simak Kisah Mobil Lada Legendaris Era Uni Soviet

- 23 Mei 2020, 14:48 WIB
ILUSTRASI mobil lada.* /Pixabay

Namun tidak bisa dipungkiri, meski banyak menuai cibiran mobil tersebut adalah produk baru dari Lada yang terjual di Rusia daripada merek asing manapun yang beredar di Rusia saat ini.

Artikel ini sebelumnya telah tayang di Portalsurabaya.com dengan judul "Lada Simbol Nasionalis Rakyat Rusia Terhadap Negaranya"

Baca Juga: Kim Jong Un Hilang Lagi, Beredar Rumor Sedang Sakit dan Memilih Mengasingkan Diri

Ada semacam stereotip populer pada mobil ini. Konon, Lada terutama disukai oleh penduduk republik-republik Kaukasus, seperti Chechnya, Dagestan, dan seluruh distrik Federal Selatan dan Kaukasus Utara.

Sebetulnya, stereotip tersebut tak sepenuhnya salah. Siapa pun yang pernah ke Rusia selatan dan Kaukasus tentu tahu bahwa mobil Lada ada di mana-mana. Secara khusus, Lada Priora hitam yang dimodifikasi menjadi semacam simbol tak resmi wilayah tersebut.

Salah seorang warga Dagestan, Amirkhan Kurbanov memberikan penjelasan, kenapa Lada begitu populer di wilayahnya.

Baca Juga: Ikut Kena Dampak COVID-19, Medina Zein Tetap Bayar Gaji Karyawan Secara Penuh

Menurutnya, di Dagestan, orang-orang punya prinsip khusus untuk setiap pembelian. Jika Anda hendak menghabiskan sejumlah uang, Anda harus membeli produk terbaik untuk harga tersebut. Biaya memiliki Lada Priora baru mirip dengan Hyundai Accent atau mobil-mobil lain sekelasnya.

“Mengemudikan Hyundai memberi kesan bahwa Anda mengendarai mobil asing dan itu tidak keren. Sementara, mengemudikan Priora memberi kesan bahwa Anda belum siap menghabiskan banyak uang untuk membeli mobil, tetapi dengan uang yang Anda miliki, Anda mendapatkan yang terbaik, dan sekarang Anda mengendarai mobil yang luar biasa,” ujarnya.

Model-model lain pun banyak digemari pengemudi di bagian lain negara ini. Sebut saja model Lada Vesta yang baru misalnya, adalah mobil yang umum ditemukan di ibu kota Rusia, Moskow.

Halaman:

Editor: Yuni

Sumber: Portal Surabaya (PRMN)


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X