5 Mitos yang Terjadi Saat Parkir Kendaraan Dalam Waktu Lama, Nomor 2 Sering Sekali Dilakukan

- 22 Mei 2020, 14:38 WIB
ILUSTRASI mobil parkir
ILUSTRASI mobil parkir /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Saat ini sebagian besar masyarakat sedang mengurangi aktivitasnya di luar rumah akibat pandemi COVID-19.

Ini menyebabkan banyak mobil yang terdiam di garasi untuk waktu yang lama.

Hal ini tentunya bukan merupakan hal yang baik. Karena banyak kerusakan yang mungkin muncul jika hal ini terus dilakukan.

Baca Juga: Sering Sekali Dilakukan, Inilah Sebabnya Setir Mobil Harus Dibuat Lurus Saat Parkir

Beredarlah banyak mitos dari telinga pengendara satu ke pengendara lainnya tentang mobil yang diparkir dalam waktu terlalu lama.

Berikut ini, 5 Mitos dari parkir mobil yang terlalu lama di dalam garasi dikutip Pikiran-Rakyat.com dari situs resmi Mitsubishi Indonesia

Kaca Mobil Harus Dibuka

Banyak pengendara berpendapat bahwa mobil yang didiamkan secara lama di garasi harus dibuka sedikit kacanya untuk memunculkan sirkulasi udara.

Baca Juga: Kilas Balik Otomotif, Daihatsu Pernah Buat Mobil Bagi Kaum Disabilitas

Padahal ini malah bisa jadi boomerang karena ketika kaca dibuka, ada potensi mobil kemasukan benda asing atau lebih mudah memicu tindak kejahatan

Angkat Wiper Ketika Parkir Lama

Ini dilakukan agar karet wiper mobil selalu terjaga dalam kondisi bagus. Tetapi ini merupakan hal yang keliru karena setiap karet wiper yang beredar di pasaran sudah memiliki waktu pakainya masing-masing.

Rata-rata karet wiper sebuah mobil masih akan tetap lentur hingga 2 tahun pemakaian sebelum akhirnya harus diganti.

Baca Juga: Studi Terbaru Tunjukan Cara Efektif Bunuh COVID-19 di Mobil, dengan Parkir di Bawah Sinar Matahari

Ban Mobil Kempes Sendiri

Ini merupakan hal yang wajar. Adanya perubahan suhu udara, permukaan tanah, dan lainnya bisa menyebabkan tekanan angin dalam ban berkurang sendiri.

Ketika suhu udara turun di malam hari, maka otomatis tekanan dalam ban juga akan mengalami penurunan. Jika hal ini dibiarkan terlalu lama maka ban mobil bisa ada dalam keadaan kempes.

Posisi Setir Harus Lurus saat Parkir

Baca Juga: Akan Kembali ke Ring Tinju, Mike Tyson Ternyata Merupakan Seorang Kolektor Mobil

Katanya ini bisa menyebabkan seal suspensi bocor, kaki-kaki tidak balance, serta power steering rusak. Hal ini memang benar bisa terjadi. Tapi akan menjadi mitos bagi mobil yang sudah memiliki sistem Electronic Power Steering (EPS).

Sebenarnya memarkir ban dalam posisi ban belok itu seringkali dibutuhkan dalam kondisi tertentu. Misalnya dalam keadaan parkir di jalan menanjak dan juga menurun. Ini untuk pencegahan agar mobil tidak mudah bergerak secara bebas.

Parkir Mobil Manual dalam Kondisi Gigi Masuk

Ini memang fakta. Karena penggunaan rem tangan secara terus menerus bisa menyebabkan lengketnya kampas rem beserta piringannya.

Baca Juga: Hindari Kusam Pada Mobil Putih, Simak 3 Tips Cara Merawatnya

Untuk mobil bertransmisi manual, alangkah lebih baik jika akan diparkir lama untuk dimasukan gigi ke gigi 1.***

Editor: Aldiro Syahrian

Sumber: Mitsubishi Indonesia


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X