Imbas Larangan Mudik, Jumlah Pemudik di Jawa Barat Turun hingga 75 persen

- 22 Mei 2020, 18:30 WIB
Sejumlah petugas kepolisian setempat melakukan penyekatan di kawasan Puncak, Cianjur, beberapa waktu lalu. Pengawasan dan pembatasan masuknya pemudik dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, karena Cianjur saat ini masih berstatus zona hijau.* /SHOFIRA HANAN/PR

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah telah melarang adanya aktivitas mudik dalam rangka pengendalian pandemi COVID-19 yang ada di Indonesia.

Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Kementerian Perhubungan nomor 25 tahun 2020 tentang tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran covid-19.

Ini pun menyebabkan jumlah pemudik yang akan mudik ke kampung halamannya turun secara drastis.

Baca Juga: Sebut Mau Beli Rp 2,5 Miliar, Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Diduga Penipu

Bahkan di Jawa Barat, terjadi penurunan pemudik hingga 75 persen.

"Meskipun jumlahnya head to head di hari yang sama sejak H-7 sampai H-4. Ini jauh menurun untuk hari yang sama dengan tahun lalu itu sampai 75%," tutur Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Hery Antasari dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PRFM News.

Meskipun begitu, Hery Antasari tidak membantah masih ditemukan adanya aktivitas mudik yang terlihat.

“Kelihatannya fokusnya masih di Pantura untuk pelaku yang masih memaksakan diri untuk mudik itu," tuturnya lagi.

Baca Juga: Sering Sekali Dilakukan, Inilah Sebabnya Setir Mobil Harus Dibuat Lurus Saat Parkir

Selain pantura, jalur lintas tengah maupun selatan juga mulai mengalami peningkatan aktivitas kendaraan.

Halaman:

Editor: Aldiro Syahrian

Sumber: PRFM News


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X