FIA Perpanjang Masa Shutdown F1, Hal Ini Paling Dilarang Dilakukan Semua Pabrikan

- 1 Mei 2020, 14:23 WIB
DOKUMENTASI, Kelanjutan GP Formula 1 Belgia masih menunggu lampu hijau pemerintah setempat. //Instagram.com @mercedesamgf1

PIKIRAN RAKYAT - Federasi otomotif internasional FIA pada Selasa memutuskan memperpanjang masa shutdown bagi tim dan pabrikan mesin Formula 1 menjadi 63 hari imbas pandemi virus corona.

Pada Maret setelah pembatalan Grand Prix Australia, FIA sebelumnya telah memajukan masa shutdown yang biasanya diterapkan ketika libur musim panas pada Agustus, dan awal bulan ini memperpanjang periodenya dari tiga menjadi lima pekan.

Dewan Motor Sport Dunia kemudian pada Selasa meratifikasinya dan memperpanjang periode shutdown dengan tambahan empat pekan.

Baca Juga: Sebulan Latihan di Rumah, Kiper Persib I Made Wirawan Ungkap Kondisi Sebenarnya

Hal ini berarti tim kompetitor dan pabrikan mesin tidak diperbolehkan melakukan pengembangan terkait mobil balap seperti di departemen seperti desain, riset dan pengembangan, serta produksi.

loading...

Namun setelah hari ke-50 periode shutdown, tim boleh mengajukan izin untuk menggunakan tak lebih dari 10 personel untuk mengerjakan proyek jangka panjang utama mereka secara remote.

Sedangkan bagi pabrikan power unit, mereka bisa mengajukan izin tersebut setelah hari ke-36 dari periode shutdown, demikian laman resmi FIA, Rabu (29/4/2020).

Baca Juga: Persib dalam Sejarah: Cerita Maung Bandung Dua Kali Selamat dari Jurang Degradasi

Formula 1 menargetkan bisa memulai musim balapan yang tertunda karena krisis kesehatan global di Austria pada Juli nanti, tanpa penonton jika pemerintah setempat mengizinkan.

Halaman:

Editor: Rizki Laelani


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X