Meski Dapat Untung Besar di Eropa, Penjualan Royal Enfield Justru Merosot di Belahan Dunia Lain

- 29 Februari 2020, 15:42 WIB
MOTOR Himalayan, yang menghasilkan salah satu penjualan terbesar Royal Enfield di Inggris /Instagram.com/@royalenfield

PIKIRAN RAKYAT - Meskipun mendapat keuntung besar di Eropa, penjualan motor asal India, Royal Enfield mengalami penurunan yang cukup besar di seluruh dunia.

97% persen penjualan dari motor Royal Enfield berasal dari negara India.

Tetapi untuk seluruh penjualan model globalnya, Royal Enfield mengalami penurunan hingga hampir 18%.

Baca Juga: Pemerintah Jerman Rancang Aturan Perangi Knalpot Bising, Mulai dari Penggunaan Alat Desibel Meter hingga Membuatnya jadi Ilegal

Besar kemungkinan ini berkaitan dengan kemerosotan ekonomi di India yang terjadi beberapa tahun belakangan ini dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Visor Down.

Meski begitu, Royal Enfield tetap berusaha untuk tetap mempertahankan brand mereka menjadi sebuah nilai penjualan yang kuat.

Royal Enfield tercatat sebagai salah satu pabrikan motor yang hingga kini masih memproduksi motor bergaya retro.

Selain itu, Royal Enfield juga diketahui akan memasuki pasar segmen motor kelas menengah seperti diberitakan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya.

Baca Juga: Arah Segmen Kelas Menengah, Royal Enfield akan Luncurkan Motor 250 CC

Mereka akan menjual motor tersebut di Pasar India dengan kisaran harga sebesar Rp 20 juta.

Halaman:

Editor: Alza Ahdira

Sumber: visor down


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X