Simak Perbedaan Kendaraan CBU dan CKD, Dapat Perlakuan Sama dalam Pajak Pertambahan nilai Barang Mewah

- 25 Februari 2020, 09:34 WIB
LAMBORGHINI merupakan salah satu bentuk kendaraan CBU /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Pernahkah Anda mendengar istilah CBU dan CKD saat akan membeli sebuah kendaraan.

Istilah ini tidak akan asing bagi Anda yang sudah berkecimpung di dunia otomotif.

Jika diperhatikan dengan seksama biasanya kendaraan dengan label CBU akan memiliki harga yang lebih mahal dibanding kendaraan dengan label CKD.

Baca Juga: Ungkap Masalah saat Sesi Tes Pramusim, Ferrari Jelaskan Mesin Berhenti akibat Kesalahan Sistem Pelumasan

Lantas apa perbedaan dari kedua label ini?

CBU dan CKD ternyata erat kaitannya dengan dunia perpajakan terutama di Pajak Pertambahan nilai Barang Mewah (PPnBM).

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari situs Pajak Online, CBU merupakan kepanjangan dari Completely Built Up.

Ini artinya kendaraan tersebut, merupakan kendaraan yang berasal dari luar negeri dan diimpor secara utuh.

Baca Juga: Suzuki akan Masuk ke Pasar Motor Listrik di India Tahun 2021

Untuk di Indonesia sendiri, pabrikan motor Ducati, Harley Davidson, dan Aprilia masuk ke dalam kategori CBU.

Halaman:

Editor: Alza Ahdira

Sumber: Situs Pajak Online


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X