Rabu, 3 Juni 2020

Penggunaan Interior Berbasis nonkulit, Bukti Veganism Merubah Dunia Industri Mobil

- 21 Januari 2020, 19:26 WIB
ILUSTRASI interior mobil /instagram.com/@landrover

Beberapa pabrikan sudah melakukan ini. Mercedes Benz sebagai salah satu contoh telah menawarkan bahan sintetis bernama Artico sejak tahun 2003.

Toyota telah menawarkan bahan yang disebut SofTex sementara Ferarri menawarkan Mycro Prestige sebagai alternatif untuk penggunaan kulit yang tidak melibatkan unsur hewani.

Yvonne Taylor, direktur proyek korporasi People for the Ethical Treatment of Animals (PETA) menyatakan bahwa dia menginginkan pabrikan mobil secara keseluruhan menawarkan interior berbahan kulit vegan.

Baca Juga: Terkoneksi dengan Internet, Mobil Jadi Rentan Diretas

Ini karena demi memenuhi permintaan kulit dari sebuah pabrikan mobil, satu miliar sapi, domba, kambing, dan babi dibantai tiap tahunnya.

Investigasi yang dilakukan Taylor terhadap peternak sapi di Brazil menunjukan bahwa peternak tersebut melakukan kekejaman terhadap hewan yang akan dijadikan bahan interior.

Land Rover, yang memimpin penggunaan teknologi kain non kulit menciptakan tekstil premium yang disebut Kvadrat. Ini merupakan campuran wol-poliester, dan suede.

Sedangkan pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla telah menghapus sama sekali penggunaan kulit dari kendaraan yang mereka produksi.

Baca Juga: Survei: Orang Amerika Suka Memilih Mobil dengan Warna Membosankan

Mereka membuat inovasi untuk membuat interior bebas kulit yang mereka namakan WeaveTech, sebuah bahan interior berbasis PVC dicampur dengan air.

Halaman:

Editor: Alza Ahdira

Sumber: Autocar


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X